detikhealth

Remaja Meninggal Usai Minum Kopi dan Minuman Berenergi

Nurvita Indarini - detikHealth
Selasa, 16/05/2017 14:31 WIB
Remaja Meninggal Usai Minum Kopi dan Minuman BerenergiFoto: Ilustrasi jenazah/thinkstock
Richland County, Seorang remaja meminum kopi dan minuman berenergi dalam waktu hampir bersamaan. Tak lama, dia dikabarkan meninggal. Overdosis kafein disebut sebagai penyebab kematiannya.

Remaja berusia 16 tahun itu bernama Davis Allen Cripe. Beberapa saat setelah menghabiskan minumannya, Davis diketahui mengalami aritmia. Ini adalah suatu tanda atau gejala gangguan detak jantung atau irama jantung.

Demikian penjelasan petugas pemeriksa kematian dari Richland County, Gary Watts, dikutip dari NBC News, Selasa (16/5/2017).

Kematian remaja ini tentu membuat keluarga sangat berduka. "Bukan kecelakaan mobil yang merenggut nyawanya, tapi minuman berenergi," ujar ayahanda Davis, Sean Cripe, dalam konferensi pers.

Baca juga: Studi Sebut Kandungan dalam Minuman Berenergi Ini Bisa Jadi Bahaya

Gary Watts menambahkan kasus yang dialami Davis memberi pelajaran berharga pada banyak orang. Bukannya menyalahkan cafe latte ataupun minuman berenergi yang diminum Davis beberapa saat sebelum meninggal, akan tetapi orang-orang perlu memahami dalam jumlah tertentu kafein bisa membahayakan.

"Jika berlebihan bisa menimbulkan konsekuensi yang mengerikan. Itulah yang terjadi dalam kasus ini," tambah Watts.

Food and Drug Administration mengatakan bahwa kafein dalam dosis sampai 400 mg (sekitar lima cangkir kopi) pada umumnya aman. Namun perlu diperhatikan kafein mendorong pelepasan senyawa alami yang disebut katekolamin, termasuk norepinephrine, yakni hormon stres yang dapat mempercepat denyut jantung.

Karena itu, orang yang meninggal akibat overdosis kafein diketahui memiliki denyut jantung yang tidak teratur dan cenderung cepat. Selain itu yang bersangkutan bisa mengalami kejang dan terkadang tersedak muntahnya sendiri.

Beberapa waktu lalu para ahli juga menyarankan agar minuman energi dikonsumsi dengan sangat hati-hati karena dapat menimbulkan masalah kesehatan. Jika dikonsumsi lebih dari 950 mililiter (ml), minuman energi diketahui dapat membawa perubahan tekanan darah dan perubahan fungsi jantung yang berbahaya.

Baca juga: Dibanding Minum Obat, Secangkir Kopi Lebih Manjur Atasi Nyeri Kronis

(vit/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit