detikhealth

Stop! Jangan Lagi Pakai Alasan Mengantuk untuk Merokok Sambil Naik Motor

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 17/05/2017 08:04 WIB
Stop! Jangan Lagi Pakai Alasan Mengantuk untuk Merokok Sambil Naik MotorFoto: thinkstock
Jakarta, Mencegah kantuk seolah menjadi pembenaran bagi banyak orang untuk merokok saat naik motor maupun kendaraan lainnya. Padahal masih ada cara lain yang bisa digunakan untuk mengurangi kemungkinan ngantuk tersebut.

Hal ini disampaikan dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, pakar kesehatan tidur dari RS Medistra Jakarta. Selain merokok, yang bersangkutan bisa memilih kopi untuk mencegah atau mengurangi rasa kantuk ketika berkendara.

"Kafein kan sama dengan nikotin, sama-sama stimulan," terangnya kepada detikHealth saat dihubungi Selasa (16/5/2017).

Tetapi ada yang lebih efektif dari sekadar minum kopi, yang tak lain adalah memenuhi kebutuhan tidur itu sendiri. dr Rima mengatakan idealnya tidur untuk mengurangi kantuk tersebut dilakukan selama 1 jam.

"Apalagi kalau berat sekali ngantuknya, baiknya memang jangan dipaksakan. Sebab bahayanya mengantuk saat berkendara sama dengan minum alkohol," tegasnya.

Baca juga: Berbagai Alasan Orang Merokok Saat Berkendara

Hal senada diungkapkan dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran Jakarta. Rasa kantuk yang muncul saat berkendara hanya dapat 'dituntaskan' dengan tidur, walau barang sebentar.

"Mengonsumsi air putih sebenarnya sedikit membantu, tetapi yang paling utama ialah istirahat dan jangan memaksakan diri," tegas pria yang akrab disapa dr Ade tersebut, beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan dr Rima, dr Ade mengatakan tak perlu lama-lama tidur untuk mengurangi rasa kantuk di tengah aktivitas. Menurutnya tidur selama 20 menit saja sudah cukup membantu.

dr Ade menjelaskan, orang yang sering terjebak dalam kemacetan seperti halnya di Jakarta memang cenderung mengalami penurunan kondisi fisik serta 'lelah otak' yang berujung pada penurunan konsentrasi. Apalagi jika macetnya parah dan berjam-jam lamanya.

Wajar bila kemudian seseorang yang kerap terjebak macet cenderung sering merasakan lelah sekaligus kurang tidur atau mengantuk, sebab tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, bukan untuk diam.

"Jadi bukan macetnya yang menyebabkan mengantuk, tetapi menurunnya konsentrasi disebabkan dari kurang tidur," pungkasnya.

Baca juga: Merokok Saat Berkendara Bisa Usir Kantuk, Tapi Catat Risiko Ini (lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit