detikhealth

Pneumokoniosis, Alasan Mengapa Pekerja Proyek Perlu Pakai Masker

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 18/05/2017 16:34 WIB
Pneumokoniosis, Alasan Mengapa Pekerja Proyek Perlu Pakai MaskerFoto: thinkstock
Jakarta, Salah satu benda yang wajib digunakan oleh pekerja pabrik logam, pekerja tambang dan pekerja proyek saat berada di lokasi adalah masker. Sayangnya, masih saja ada orang yang lalai dan enggan menggunakan masker.

Bukan tanpa alasan, aturan penggunaan masker bagi pekerja di area berisiko tersebut adalah untuk mencegah munculnya gangguan bagi kesehatan pernapasan. Yang berbahaya antara lain pneumokoniosis.

Pneumokoniosis merupakan sekelompok penyakit yang dipicu oleh paparan debu, yang biasanya didapatkan di lingkungan kerja. Penyakit ini sulit terdeteksi karena baru muncul dalam jangka panjang dan gejalanya sulit dikenali karena mirip seperti batuk biasa.

Pneumokoniosis, Alasan Mengapa Pekerja Proyek Perlu Pakai MaskerFoto: infografis


Menurut dokter spesialis paru dari RS MH Thamrin, Prof dr Faisal Yunus, SpP(K), MD, PhD, pneumokoniosis terjadi akibat menghirup partikel debu atau logam bahaya, sehingga merusak paru-paru. Salah satu partikel yang kerap memicu pneumokoniosis adalah silika, dan kondisinya disebut sebagai silikosis.

Baca juga: Ada Remaja Masuk Terowongan MRT Tanpa Masker, Apa Efeknya Bagi Paru?

"Silika ini dari serpihan batu-batuan. Biasanya yang banyak silika ini di pabrik semen, pabrik amplas, pabrik keramik, juga di proyek terowongan dan bangunan. Paparan dalam jangka waktu panjang bisa memicu silikosis," tutur Prof Faisal kepada detikHealth.

Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut menambahkan, silikosis dibagi menjadi tiga kategori: akut, kronis dan akselerasi. Silikosis akut terjadi akibat paparan dalam jangka waktu yang lebih pendek yakni hitungan pekan hingga tahun.

Silikosis kronis biasanya terjadi akibat paparan debu silika yang tidak terlalu tinggi, namun cukup lama, bisa sampai hitungan 25 tahun. Lalu silikosis akselerasi terjadi seperti kronis, hanya saja lebih cepat yakni sekitar 5-10 tahun. Prof Faisal menuturkan pada kasus silikosis akselerasi, umumnya percepatan infeksi terjadi akibat faktor pemicu lain seperti infeksi paru atau tuberkulosis.

Proses sejak terpapar debu hingga muncul gejala butuh waktu bertahun-tahun, sehingga tahap awal pneumokoniosis seringkali tidak bergejala. Ini sebabnya penyakit ini sering tidak terdeteksi. Namun jika pekerja di wilayah tambang, pabrik logam atau proyek bangunan mengalami gejala seperti batuk berdahak dan sesak napas yang tak kunjung sembuh, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Pneumokoniosis, Alasan Mengapa Pekerja Proyek Perlu Pakai MaskerFoto: infografis


Baca juga: 10 Pekerjaan Terburuk untuk Paru-paru


(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit