detikhealth

Mandi Air Panas dan Dingin, Mana yang Lebih Dianjurkan Pakar?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 02/06/2017 17:00 WIB
Mandi Air Panas dan Dingin, Mana yang Lebih Dianjurkan Pakar?Foto: Thinkstock
Jakarta, Mandi dengan air panas maupun dingin masing-masingnya bisa memberikan sehat bagi tubuh. Adakah cara lain yang dianjurkan oleh pakar?

Dibandingkan dengan menggunakan hanya air panas atau air dingin saat mandi, ilmuwan lebih menganjurkan Anda untuk mandi menggunakan keduanya sekaligus bergantian. Hal ini diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki mood.

Teknik mandi yang disebut sebagai terapi kontras air ini dilakukan dengan menggunakan air panas selama 3-4 menit awal mandi, kemudian beralih dengan air dingin selama satu menit, dan kembali berhati dengan menggunakan air panas.

Mandi menggunakan air panas selama beberapa menit dapat membuka pembuluh darah di kulit dan otot, sehingga membantu memperbaiki aliran darah yang kaya oksigen. Ketika Anda beralih ke air dingin selama satu menit, maka pembuluh darah yang sama akan langsung menyempit dan mengurangi aliran darah.

Baca juga: Tak Pede Rambut Menipis, Ini Tips Simpel Cegah Kerontokan

Mandi Air Panas dan Dingin, Mana yang Lebih Dianjurkan Pakar?Mandi dengan air panas dipercaya bisa memperlancar peredaran darah (Foto: Thinkstock)


Mekanisme 'pemompaan' ini disebut-sebut dapat memperbaiki kelancaran aliran oksigen di tubuh. Teknik ini pun diklaim memiliki banyak manfaat, termasuk di antaranya membantu mengurangi nyeri otot setelah berolahraga.

Teknik ini juga dianggap bisa membantu 'membersihkan' asam laktat di otot dan mempercepat proses pemulihan. Sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu oleh Academic Medical Center di Amsterdam juga menemukan bahwa mandi dengan air panas dan dingin setiap hari membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Ilmuwan meyakini perubahan suhu dari air panas dan dingin dapat mendorong jumlah sel sistem kekebalan tubuh yang bekerja melawan penyakit seperti monosit (sel darah putih).

Pakar kesehatan olahraga di Hale Clinic, London, Georgios Tzenichristos, menyatakan bahwa teknik mandi seperti ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke kapiler kecil yang berada di dekat permukaan kulit. Hal ini dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan lebih baik untuk menjaganya tetap elastis dan kencang.

"Mandi air panas dan dingin memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah masalah penuaan dini pada kulit. Ini karena kesehatan kulit juga dipengaruhi oleh sirkulasi darah yang buruk," imbuhnya, seperti dikutip dari Daily Mail.(ajg/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit