detikhealth

Pakar: Cek Aroma Tak Menjamin Makanan Baik-baik Saja

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 09/06/2017 09:47 WIB
Pakar: Cek Aroma Tak Menjamin Makanan Baik-baik SajaFoto: iStock
Jakarta, Salah satu metode ampuh untuk memastikan apakah makanan sudah basi atau belum adalah dengan mencium aromanya. Namun menurut pakar, cara ini kadang tidak bisa diandalkan.

Lydia Buchtmann dari Food Safety Information Council Australia menyebut, makanan bisa terlihat baik-baik saja dari penampakan, rasa dan aromanya.

"Namun sebenarnya makanan-makanan tersebut mengandung bakteri yang bisa memicu keracunan," katanya seperti dilaporkan ABC Australia.

Jadi kapan makanan sisa aman untuk dikonsumsi? Sayangnya Buchtmann tak bisa menjamin. Untuk antisipasi, hal pertama yang bisa dilakukan untuk memberikan label tanggal kapan Anda membelinya sebelum disimpan dalam lemari es.

Mayoritas makanan sisa hanya boleh disimpan selama 2-3 hari saja, itupun dalam suhu yang tepat yaitu 5 derajat Celcius. "Jika Anda berpikir dalam kurun waktu tersebut mungkin tidak akan dimakan, cobalah untuk membekukannya saja," saran Butchmann.

Perhatikan bahwa jenis makanan tertentu seperti nasi dan pasta hanya bisa disimpan paling lama 2-3 hari saja.

Butchmann menerangkan ini karena kedua jenis makanan tersebut berisiko tinggi. Risiko itu muncul dari spora bakteri bernama Bacillus cereus yang bisa saja terkandung dalam nasi atau pasta yang disimpan lama. Bakteri ini dipastikan dapat memicu keracunan.

"Spora ini bisa bertahan ketika dimasak, bahkan menghasilkan bakteri baru yang bisa berkembang biak ketika nasi atau pastanya masih hangat. Itulah mengapa makin lama dibiarkan di suhu ruangan, bakteri-bakteri itu menyebabkan nasi atau pasta tadi menjadi tidak aman untuk dikonsumsi," urainya.

Idealnya, nasi atau pasta tadi langsung dimasukkan ke dalam lemari es sesaat setelah berhenti mengepul, atau biasanya sekitar satu jam.

"Bakterinya masih bisa tumbuh saat ditaruh di dalam lemari es, hanya saja lebih lambat. Jadi jangan menyimpannya lebih dari 2-3 hari," sarannya.

Baca juga: Ini Bahayanya Jika Lalat Telanjur Hinggap di Makanan

Sedangkan untuk makanan yang dimasak dalam porsi besar seperti sup, Butchmann meminta agar lebih berhati-hati karena otomatis risiko pertumbuhan bakterinya menjadi lebih besar.

Untuk itu, ia menyarankan agar makanan tersebut juga segera disimpan di lemari sesaat setelah mengepul, namun diletakkan di dalam kotak-kotak kecil. Menurut Butchmann, dengan begini, makanannya akan mendingin lebih cepat.

Ini untuk mengurangi risiko pertumbuhan bakteri pemicu keracunan. Begitu juga ketika Anda ingin makanan itu dipanaskan, pastikan saja panasnya merata.

Namun Butchmann mengingatkan, selain makanan tersebut, apapun makanan sisa yang disimpan di lemari lebih dari satu jam juga dianggap berisiko tinggi.

Untuk makanan yang disimpan di atas 2-4 jam, sebaiknya segera dimakan atau dibuang. Tentu saja yang disimpan di atas 4 jam jelas harus langsung dibuang.

Baca juga: Ada Lalat Berarti Makanan Tak Mengandung Formalin? Belum Tentu(lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit