detikhealth

Hati-hati, Kondisi Seperti Ini Tingkatkan Risiko Dehidrasi Saat Mudik

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sabtu, 17/06/2017 19:06 WIB
Hati-hati, Kondisi Seperti Ini Tingkatkan Risiko Dehidrasi Saat MudikPerjalanan panjang saat mudik berisiko memicu dehidrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta, Perjalanan mudik selalu dibayangi risiko macet, yang kadang bisa berjam-jam. Risiko dehidrasi harus diwaspadai, karena bisa memperburuk kondisi kesehatan bagi yang punya riwayat penyakit kronis.

"Buat anak muda yang memang sehat dan kondisi fisik prima serta tidak mempunyai penyakit kronik mungkin akan kuat menghadapi kondisi macet berlama-lama," kata dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, praktisi kesehatan dari RS Cipto Mangunkusumo.

"Tapi untuk orang tua dengan penyakit kronis misal sakit jantung atau sakit paru-paru atau penyakit DM (Diabetes Mellitus) tentu kondisi kondisi dehidrasi ini sangat berbahaya," lanjutnya.

Baca juga: Saran Dokter untuk Cegah Dehidrasi Saat Terjebak 'Macet Horor'

Risiko dehidrasi saat terjebak macet dalam perjalanan mudik antara lain dipicu oleh terbatasnya persediaan air. Di sisi lain, minimnya fasilitas toilet di jalur-jalur mudik juga membuat para pemudik enggan untuk minum banyak-banyak karena takut beser.

Terjebak macet berjam-jam dalam kabin mobil dengan AC menyala juga membuat kulit kering, sehingga tidak bisa mempertahankan cairan tubuh. Terlalu panas atau terlalu dingin memberikan risiko yang sama, yakni sama-sama bisa memicu dehidrasi.

Baca juga: Pentingnya Toilet Saat Terjadi 'Macet Horor' di Jalur Mudik

Agar terhindari dari risiko tersebut, dr Ari berpesan untuk mempersiapkan fisik agar cukup prima saat berangkat mudik. Kebutuhan mium sebanyak 2 liter tiap 24 jam juga harus selalu dijaga dengan menyediakan air serta makanan yang cukup selama perjalanan.

"Siapkan buah-buahan seperti jeruk, apel atau buah peer. Buah bisa jadi sumber kalori, air, serat vitamin dan mineral," pesan dr Ari.

Baca juga: Dilema Dokter Izinkan Pasien Mudik Saat Ada Penyakit

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit