detikhealth

Bayi Sering Bangun di Malam Hari? Waspadai Sleep Apnea

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Minggu, 18/06/2017 21:48 WIB
Bayi Sering Bangun di Malam Hari? Waspadai Sleep ApneaBayi juga bisa mengalami sleep apnea (Foto: thinkstock)
Jakarta, Si kecil sering terbangun di tengah malam? Coba perhatikan, jangan sampai dia terbangun karena salah satu gangguan pernapasan yang bisa membuatnya berhenti bernapas selama beberapa detik saat tidur atau sleep apnea.

Peneliti menyebutkan Obstructive Sleep Apnea (OSA) sudah bukan kasus yang jarang ditemui lagi. Sebanyak 10% anak-anak didiagnosis mengidap penyakit ini. Angka ini berarti lebih tinggi 1% dari jumlah anak yang mengidap asma, seperti yang dilansir Mightymoms.club, Minggu (17/6/2017).

Baca Juga: Gemuk dan Lingkar Leher Lebih Dari 43 cm Risiko Sleep Apnea Meningkat

Selain terbangun di tengah malam, ada sejumlah gejala lainnya yang bisa jadi pertanda bayi Anda memiliki sleep apnea. Gejala tersebut antara lain seperti posisi tidur yang berputar 360 derajat, berkeringat cukup banyak di malam hari atau mendengkur.

Gejala lain seperti posisi tidur yang tidak biasa atau bernapas melalui mulut juga menjadi hal yang patut diwaspadai. Apakah bayi Anda juga sering terbangun di pagi buta sekitar pukul 3-4 pagi? Ini juga menjadi ciri-ciri bayi yang mengalami sleep apnea.

Baca Juga: Anda Mungkin Terkena Sleep Apnea Jika Punya Gejala Ini

Seorang dokter bernama Kass menyebutkan, umumnya sleep apnea pada anak terjadi di umur 2-6 tahun, namun kondisi termuda dapat dialami oleh anak berusia 3 bulan. Apabila Anda menemui gejala lainnya seperti asma yang tidak terkontrol, anak yang sering sakit, gangguan pertumbuhan atau infeksi pada telinga, sebaiknya segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit