detikhealth

Bincang Sehat

ABG Nikahi Nenek Jadi Heboh, Seperti Apa Sih Pernikahan Ideal? Cek di Sini

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 04/07/2017 13:14 WIB
ABG Nikahi Nenek Jadi Heboh, Seperti Apa Sih Pernikahan Ideal? Cek di SiniHeboh pernikahan ABG dengan seorang nenek menimbulkan pertanyaan bagaimana pernikahan yang ideal. Foto: Istimewa
Jakarta, Pernikahan ABG (Anak Baru Gede) di Sumatera Selatan, Selamet Riyadi dan Nenek Rohaya yang berusia 71 tahun menjadi perbincangan hangat terkait perbedaan usianya yang ekstrem. Sebenarnya, seperti apa sih pernikahan ideal menurut pakarnya?

Telepas dari soal usia, psikolog perkawinan dari Tiga Generasi, Pustika Rucita, BA, MPsi memberi penekanan lain soal kesiapan menikah. Menurutnya, ada perbedaan penting dalam memaknai pernikahan sebagai 'wedding' dengan 'marriage'.

"Kalau wedding, biasanya kita siap sebatas kemeriahan pesta pernikahan saja. Tapi kalau marriage, biasanya sudah memperhitungkan kira-kira apa saja yang akan ditemui dalam kehidupan berumah tangga nanti," kata psikolog yang akrab disapa Cita ini.

Baca juga: Drama Pernikahan ABG dengan Nenek 71 Tahun, Begini Komentar Psikolog

Untuk tahu apakah sudah siap untuk 'marriage' dan tidak sekadar 'wedding', perilaku keseharian bisa jadi indikatornya. Misalnya seseorang siap untuk marriage jika sudah mampu mengatasi masalah dengan emosi yang stabil, dan bisa menoleransi perbedaan. Juga harus sudah bisa membuat rencana jangka panjang yang tidak hanya melibatkan dirinya sendiri, tetapi juga melibatkan orang lain.

Soal pilih-pilih pasangan, Cita menilai wajar jika ada orang memperhitungkan karier dan bahkan materi sebagai salah satu pertimbangan. Yang tidak wajar adalah jika seseorang terpaku hanya pada kedua hal tersebut, lalu menutup mata pada hal-hal positif lainnya yang mungkin ada pada pasangan.

Sedangkan soal pacaran, Cita menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperkuat kemampuan intrapersonal dan interpersonal. Kemampuan intrapersonal antara lain mencakup kemampuan mengenali diri sendiri, dan mengenal kelebihan dan kekuarngan diri sendiri. Sedangkan kemampuan interpersonal antara lain mencakup kemampuan memahami orang lain, menoleransi perbedaan dan memecahkan masalah bersama.

Baca juga: Musim Tanya 'Kapan Kawin' Akan Segera Tiba, Sudah Siap Ngeles?

Selengkapnya pemaparan psikolog perkawinan Pustika Rucita, BA, MPsi tentang kapan sebaiknya menikah, bisa disimak dalam video Bincang Sehat berikut ini



(up/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit