detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan
Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/

Menyikapi Istri yang Mengaku Pernah Berhubungan Seks dengan Pria Lain

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kamis, 06/07/2017 16:20 WIB
Menyikapi Istri yang Mengaku Pernah Berhubungan Seks dengan Pria LainIlustrasi pria sedih karena istri berhubungan seks dengan pria lain/Foto: Thinkstock
Jakarta, Halo Mbak, saya baru menikah lima bulan yang lalu. Dalam pernikahan saya baik-baik saja Mbak, tidak ada masalah yang serius. Tapi belum lama ini istri saya memberi tahu saya bahwa sebelum menikah ia sudah pernah berhubungan seks dengan pria lain yang tidak lain adalah pacarnya. Hati saya sakit Mbak. Saya sekali pun tidak pernah seperti itu. Mohon pencerahannya Mbak, apakah saya bisa melanjutkan pernikahan ini atau tidak karena tidak masalah bagi saya bercerai karena saya baru menikah. Terimakasih.

D (Laki-laki, 26 tahun)

Jawaban

Dear Mas D,

Bagi beberapa orang, menjaga keperawanan sebelum menikah memang merupakan hal yang penting. Mengetahui pasangan sudah pernah melakukan hubungan seksual memang belum tentu dapat diterima dengan mudah, dan dapat dimengerti tentunya.

Perempuan yang belum pernah berhubungan seks tidak menjamin bahwa ia akan lebih baik ketimbang yang tidak perawan lagi. Ingat-ingat kembali alasan Anda mencintai pasangan. Ingat semua hal baik yang sudah ia lakukan, yang membuat Anda menginginkan ia menjadi istri Anda. Tidak mudah memang menerima pasangan sepaket dengan masa lalunya, yang terkadang membuat kita merasa tidak nyaman. Di sisi lain, bisa jadi ia yang Anda cintai sekarang terbentuk karena masa lalunya yang tidak membuat Anda nyaman tersebut.

Ketika Anda berdua memang saling mencintai, diskusikan kekhawatiran dan perasaan yang Anda berdua rasakan. Bekerjasamalah untuk memperbaiki hubungan, apalagi hubungan Anda juga masih baru dan masih membutuhkan banyak penyesuaian. Tidak mudah tentunya bagi istri Anda juga untuk menceritakan hal ini kepada Anda. Butuh keberanian dan kepercayaan terhadap pasangan untuk bisa terbuka mengenai hal ini. Jangan sampai respons Anda membuat ia juga menjadi khawatir untuk terbuka terhadap Anda nantinya jika hubungan ini berlanjut.

Dengan adanya informasi dari pasangan, apa yang sebenarnya Anda pikirkan? Apa yang Anda rasakan? Apa yang Anda khawatirkan? Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini terlebih dahulu, sebelum memutuskan lebih lanjut. Melanjutkan atau tidak melanjutkan sepenuhnya kembali kepada Anda. Jangan sampai adanya pikiran-pikiran yang didasarkan atas persepsi Anda terhadap tidak perawannya pasangan, jadi memengaruhi juga bagaimana Anda bersikap, serta mengabaikan hal-hal baik lainnya yang sudah dilakukan.

Jika diperlukan, lakukan konsultasi dengan profesional seperti Psikolog Perkawinan agar bisa melihat permasalahan secara komprehensif.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/(hrn/ajg)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit