detikhealth

Diet Salah Bisa Bikin Masalah, Bagaimana Trik Turunkan Bobot yang Benar?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Jumat, 07/07/2017 07:04 WIB
Diet Salah Bisa Bikin Masalah, Bagaimana Trik Turunkan Bobot yang Benar?Untuk menurunkan berat badan dibutuhkan trik diet tepat agar berhasil. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Ketika menurunkan berat badan, Anda harus tetap memerhatikan diet yang tepat. Sebab, salah-salah bisa membuat bukannya lemak yang hilang namun komponen penting lainnya seperti massa otot, massa tulang maupun kandungan air dalam tubuh.

Ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, MKes, menyebutkan bahwa pola makan tepat benar adanya bisa memangkas lemak berlebih tubuh. Demikian ia sampaikan saat ditemui detikHealth, Kamis (6/7/2017), dalam acara Gramedia Back to School di Neo Soho, Jakarta.

Hal terpenting yang harus dilakukan pertama kalinya adalah dengan mulai menghitung porsi makan dengan ukuran tangan. Contohnya, seperti untuk mengukur seberapa banyak karbohidrat yang dibutuhkan. Karbohidrat sendiri menurut wanita yang akrab disapa Rita ini, idealnya dikonsumsi dengan ukuran segenggam tangan kanan untuk setiap kali makan.

Baca Juga: Tetap Bisa Makan tapi Berat Badan Turun? Yuk Kenalan dengan Diet REST

Sedangkan untuk buah, Rita menuturkan juga tidak perlu dikonsumsi dengan porsi yang banyak. "Buah juga karbohidrat sederhana, karena itu makan buah cukup sebulatan (segenggaman) tangan kiri saja," ujarnya.

Untuk lauk, Rita menegaskan agar mengambilnya dengan panduan seukuran telapak tangan. "Lauk ini bisa dari hewan atau nabati, bisa bagi separuh ini ayam, separuh tempe," tambahnya.

Sayuran yang kaya serat menjadi makanan yang paling banyak mendapatkan porsi dalam diet karena berperan dalam menetralkan makanan. Memakannya berpatokan dengan porsi dua genggam tangan. "Bagi yang kurang suka sayuran, siasati bumbu pada lauk agar rasanya bisa diterima, tidak ada batasan bumbu dan cara makannya juga bersamaan dengan nasi," saran Rita.

Baca Juga: Bedanya Diet REST: Tetap Utamakan Gizi Seimbang

Minyak pun ditakar dengan ukuran sejari jempol. "Makanan yang digoreng itu seperempat dari jari jempol, jadi sehari cuma makanan goreng empat kali," terangnya.

Selain porsi pada piring, Rita juga menganjurkan beberapa hal lainnya seperti di antaranya untuk mengunyah makanan dengan pelan agar terciptanya hormon leptin yang berperan dalam mengatur asupan makanan. "Vitamin C juga harus selalu ada, radikal bebas bisa netral dengan vitamin C," tutupnya.

(ajg/ajg)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit