detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan
Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/

Lika-liku Perjodohan yang Berujung Kekerasan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 11/07/2017 16:17 WIB
Lika-liku Perjodohan yang Berujung KekerasanIlustrasi wanita alami kekerasan dalam rumah tangga/Foto: Thinkstock
Jakarta, Sore Mbak, saya sudah menikah dua tahun lalu dengan pria yang dikenalkan oleh orang tua saya. Saya dijodohkan dengan pria yang berselisih umur empat belas tahun dengan saya Mbak. Saya nggak bisa menolak permintaan orang tua saya karena saya anak satu-satunya dan saya menikah ini untuk kepentingan perusahaan milik orang tua saya.

Masalahnya sekarang adalah kondisi pernikahan saya dengan pria ini sangat berantakan Mbak, di mana dia selalu pulang malam dengan keadaan mabuk. Saya nggak kuat Mbak, saya ingin bercerai namun saya masih memikirkan kedua orang tua saya Mbak. Sebelumnya saya sudah pernah membicarakan ini dengan pria tersebut, tapi dia emosi dan berani bermain tangan dengan saya. Bagaimana solusinya Mbak. Terimakasih.

O (Perempuan, 25 tahun)

Jawaban

Dear Mbak O,

Permasalahan yang Anda hadapi cukup kompleks untuk dibahas dalam sebuah kolom konsultasi. Ada 3 hal yang perlu diurai untuk memberikan pertimbangan alternatif solusi yang dapat dilakukan, yaitu relasi Anda dengan orang tua, pernikahan karena perjodohan, masalah alkohol yang berujung pada adanya kekerasan. Ketiga hal ini bisa saja berhubungan atau tidak saling berhubungan, namun bisa jadi saling berkontribusi untuk membuat Anda saat ini merasa 'tidak kuat'.

Pernikahan yang terjadi karena perjodohan memang memiliki potensi untuk terjadinya masalah di masa depan, meskipun tidak selalu. Pernikahan yang dilandasi bukan karena saling mengenal satu sama lain, melainkan karena keterpaksaan atau keinginan untuk berbakti, biasanya membuat pasangan yang berada dalam hubungan juga kerap kali kesulitan melakukan penyesuaian dalam pernikahan. Ketidakcocokkan dan penyesuaian sebenarnya adalah hal yang biasa di awal pernikahan. Yang membuat kasus Anda jadi berbeda adalah adanya kekerasan yang dilakukan.

Yang masih belum saya pahami, apakah konsumsi alkohol ini memang udah jadi kebiasaan, atau baru terjadi setelah menikah. Jika terjadi setelah menikah, barangkali bukan hanya Anda yang mengalami kesulitan untuk 'menolak' perjodohan, hanya saja kalian punya cara yang berbeda dalam menghadapinya. Konsumsi alkohol dengan intensitas sering dan dalam jumlah banyak memang bisa meningkatkan potensi seseorang untuk melakukan kekerasan. Waspadai jika intensitas kekerasan semakin meningkat.

Saya bisa mengerti jika ada kehawatiran terhadap orang tua, meskipun saya masih belum bisa membayangkan hal-hal apa yang Anda pikirkan. Namun, kekerasan juga bukanlah hal yang bisa didiamkan. Keluar dari siklus kekerasan memang tidak mudah. Semoga saya salah, hanya seringkali yang terjadi pada siklus kekerasan adalah intensitas akan semakin tinggi dengan frekuensi yang semakin sering muncul. Apalagi Anda katakan bahwa Anda tidak bisa bercerai karena orangtua.

Jika Anda masih ada kebimbangan karena khawatir membuat orang tua Anda bersedih, bagaimana kalau pertimbangannya dibalik. Kira-kira apa yang orang tua Anda rasakan jika anaknya mengalami kekerasan selama ini? Apa yang kira-kira akan orang tua rasakan ketika alasan Anda untuk menerima segala bentuk kekerasan adalah karena Anda tidak ingin membuat mereka bersedih? Apa yang Anda rasakan terhadap perasaan orang tua Anda tersebut? Apa yang bisa Anda lakukan saat ini?

Jika masalah ini mulai membebani Anda, Anda tetap bisa melakukan konseling individual dengan profesional seperti Psikolog Klinis Dewasa untuk bisa melihat permasalahan secara komprehensif. Barangkali ada alternatif lain yang bisa dilakukan tanpa membebani dan membahayakan Anda lebih lanjut.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit