detikhealth

5 Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam yang Bisa Ganggu Kesehatan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 17/07/2017 19:39 WIB
5 Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam yang Bisa Ganggu KesehatanFoto: Thinkstock
Jakarta, Cara pemakaian celana dan pakaian dalam memang terkesan sepele. Nyatanya beberapa kesalahan tertentu juga bisa mengganggu kesehatan, terutama kesehatan organ intim.

Maka dari itu, ada beberapa aturan penting yang perlu Anda ketahui soal pemakaian pakaian dalam. Seperti dirangkum detikHealth dari Men's Health, berikut lima di antaranya:

Baca juga: 5 Mitos Keliru Tentang Bibir Vagina

1. Memakai tanpa mencucinya

Meskipun tampak bersih, memakai pakaian dalam tanpa mencucinya terlebih dahulu tetap tidak dianjurkan. Terlebih jika Anda sudah menggunakannya beberapa kali, Anda tetap dianjurkan untuk selalu mencuci pakaian dalam setiap selesai digunakan.

Menurut Philip Tierno, PhD dari New York University, rata-rata pakaian dalam yang kotor mengandung antara sepersepuluh hingga satu gram kotoran. Maka pencucian pakaian dalam pun menjadi hal yang penting dilakukan.

2. Membeli yang terlalu ketat

Saat membeli pakaian dalam, usahakan untuk memilih yang ukurannya sesuai dan tidak terlalu ketat. Pakaian dalam ketat dapat membuat keringat menjadi menumpuk dan mengakibatkan area organ intim menjadi rentan berkuman.

Pilihlah pakaian dalam yang ukurannya agak longgar, dengan begitu sirkulasi udara area organ intim bisa menjadi lebih lancar. Lembap dan keringat menumpuk pun bisa dihindari.

Baca juga: Hal-hal Seperti Ini Bisa Dialami Vagina Usai Bercinta

5 Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam yang Bisa Ganggu KesehatanFoto: ilustrasi/thinkstock


3. Keliru memilih bahan pakaian dalam

Salah satu hal penting lain yang perlu dilakukan saat memilih pakaian dalam adalah perhatikan bahannya. Pilihlah bahan katun yang bisa dengan sempurna menyerap keringat. Ini adalah salah satu cara supaya area organ intim tidak menjadi lembap.

Hindari memilih bahan yang tidak menyerap keringat seperti spandex. Penumpukan keringat dan bakteri di area organ intim dapat memicu infeksi dan bau tak sedap.

4. Malas ganti saat berkeringat

Biasanya orang akan mengganti pakaian dalam setelah mandi, namun Anda dianjurkan juga untuk melakukannya saat sedang banyak berkeringat.

"Kondisi organ intim yang panas, berkeringat dan lembap adalah tempat favorit bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh. Maka segera ganti pakaian dalam ketika sedang banyak berkeringat," ungkap pakar kesehatan Donnica Moore, MD.

Hal ini juga berlaku apabila Anda memiliki masalah inkontinensia urine, di mana tanpa disadari urine keluar meski hanya setetes. Menurut Moore, tetesan urine ini juga bisa menjadi sarang bakteri apabila Anda tidak segera mengganti pakaian dalam.

5. Keliru memilih sabun cuci

Pakaian dalam merupakan salah satu benda yang perlu diperhatikan proses pencuciannya. Anda pun perlu memilih sabun deterjen yang sesuai. Sebab pada dasarnya organ intim merupakan area yang sensitif.

Moore menjelaskan, kekeliruan saat memilih deterjen, misalnya memilih yang mengandung pewangi atau berbahan keras, dapat membuat iritasi pada kulit organ intim. "Banyak deterjen yang memiliki konsentrasi parfum sangat tinggi di dalamnya," imbuh Moore.

5 Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam yang Bisa Ganggu KesehatanFoto: thinkstcok


Baca juga: Cairan Miss V Berbau Amis dan Berwarna Putih, Waspadai Bakteri dan Jamur

(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit