detikhealth

Ingin Tubuh Kencang Seperti Instruktur Fitness? Ini Rahasianya

Suherni Sulaeman - detikHealth
Minggu, 23/07/2017 20:14 WIB
Ingin Tubuh Kencang Seperti Instruktur Fitness? Ini RahasianyaPunya tubuh ramping ideal adalah dambaan semua orang (Foto: thinkstock)
Jakarta, Untuk mendapatkan tubuh yang langsing memang bukan perkara yang mudah. Namun setelah berhasil mendapatkan tubuh ideal, ternyata masih ada masalah yang menunggu yaitu kulit yang kendur dan terlihat bergelambir.

Demikian hal ini juga pernah dirasakan oleh praktisi gaya hidup sehat Jemima Djatmiko. Meski dijuluki perempuan paling bugar se-Indonesia usai menjuarai sebuah kompetisi kebugaran, Jemima juga pernah mengalami punya tubuh gemuk.

Perempuan yang juga seorang instruktur crossfit ini, sejak kecil hingga kuliah sudah bertubuh besar dengan berat badan 76 kg. Kemudian ia mulai melakukan olahraga lari namun masih merasa kurang maksimal sehingga perlu didukung juga dengan latihan beban.

"Buat tubuh lebih kencang yang pasti itu angkat beban sih. Harus lifting weight. Saya mulainya memang di lari. Paling simpel itu lari, cardio untuk lose weight. Tapi saya nggak angkat beban jadi badan saya kendor nggak kencang," ujar wanita kelahiran tahun 1980 itu kepada detikHealth.

"Nah angkat beban sedikit-sedikit dengan functional movements, body weight dulu habis itu mulai tambah beban sedikit-sedikit," tambah Jemima.

Angkat beban efektif mengencangkan otot tubuhAngkat beban efektif mengencangkan otot tubuh Foto: thinkstock


Bila belum tahu cara latihan angkat beban seperti apa, Jemima menyarankan untuk mengikuti kelas yang disediakan di pusat-pusat kebugaran. Sebab menurutnya latihan ini memiliki konsentrasi melatih otot secara spesifik.

Baca juga: Mau Tubuh Bugar dan Kulit Sehat Ala Kate Hudson? Ini Rahasia Dietnya

"Kan banyak sekarang di gym-gym nawarin kelas kayak body pump, atau apa. Ikut bersama kelas yang ada instruktur tapi tetap harus ada latihan beban untuk mengencangkan otot," terang Jemima.

Jemima menambahkan, supaya efektif, ada 3 hal yang harus diperhatikan, yakni terus rutin berolahraga, nutrisi yang benar dan seimbang, kemudian terakhir istirahat yang cukup.

"Sebab kalau salah satu dari ketiga ini kurang pasti kurang efektif, kurang makan ototnya nggak terbentuk, kurang tidur badannya capek jadi nggak bisa bakar lemak, metabolismenya lambat," imbuhnya.

Untuk asupannya sendiri, Jemima menyarankan untuk menghindari makanan yang diproses. Misal makanan yang ada kandungan tepungnya. "Jadi yang bisa diambil dari alam langsung dimakan. Kalaupun dimasak, dengan olive oil," pungkas Jemima.

Baca juga: Saran Dokter Bagi yang Ingin Ramping Tapi Terlalu Sibuk untuk Olahraga

(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit