detikhealth

Ingin Cepat 'Sembuh' dari Penyakit Autoimun? Ini Saran Dokter

Aisyah Kamalia - detikHealth
Senin, 24/07/2017 07:10 WIB
Ingin Cepat Sembuh dari Penyakit Autoimun? Ini Saran DokterAda beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala kondisi autoimun. (Foto: thinkstock)
Jakarta, Autoimun adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang jaringan tubuh orang itu sendiri. Meskipun harus melalui ratusan obat-obatan dan terapi terlebih dahulu, banyak orang yang berhasil menekan penyakit tersebut dengan lumayan cepat. Bagaimana caranya?

Prof Harry Isbagio, SpPD-KR, saat ditemui detikHealth di acara 'Inilah Wajah Autoimun' di Grand Indonesia Fountain Atrium, Jakarta, baru-baru ini, menjelaskan bahwa setiap orang yang memiliki autoimun punya tingkatan yang berbeda-beda.

"Lupus ada yang ringan, hanya sendi atau kulit yang kena tapi ga kena ke organ lain, tapi ada yang berat. Tentunya yang ringan lebih cepet remisi dari yang berat," kata pakar rheumatologi yang akrab disapa Prof Harry ini.

Baca juga: Ingin Lepas dari Obat Meski Punya Penyakit Autoimun? Bisa, Begini Caranya

Tapi tenang saja, keduanya masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan remisi dari penyakit tersebut. Prof harry pun membagikan nasihat yang sama. Tips pertama, menurut dokter yang berpraktek di Thamrin Hospital Salemba ini adalah jangan melakukan pengobatan sesuai kemauan sendiri. Anda harus berobat teratur ke dokter yang memang terbiasa mengobati penyakit autoimun.

Penyakit autoimun memang tidak pernah benar-benar bisa sembuh. Namun dengan penanganan tertentu, penyakit tersebut bisa mengalami remisi atau ditekan sehingga tidak menyebabkan masalah bagi kesehatan.

Selain itu, ia juga menambahkan agar tidak terbujuk rayuan iklan seperti suplemen atau pengobatan herbal yang bisa menyembuhkan. "Banyak kasus sebenarnya mau remisi tapi karena bujukan 'makan ini itu nanti sembuh' ternyata setelah berenti makan obat akhirnya muncul lagi penyakitnya," tambahnya.

Selanjutnya, Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini mengingatkan untuk selalu menghindari makanan yang ditambahkan dengan bumbu instan. Sebab, pencetus autoimun adalah berbagai zat kimia, karena itu hindari pengunaan zat kimia di dalam makanan.

Terakhir dengan memiliki jiwa dan raga yang selalu sehat. "Jangan banyak berpikir, percaya bahwa penyakit bisa dikontrol pengobatan modern dan bisa dicover BPJS," katanya. Di samping itu, pastikan ketika bekerja penyintas autoimun juga harus menyesuaikan aktivitas. Pria yang ternyata juga penyintas arthritis rheumatoid ini menganjurkan untuk tidur mininal 8 jam per harinya.

Baca juga: Catat! Ini 5 Dasar Hidup Sehat untuk Kendalikan Penyakit Autoimun(up/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit