detikhealth

Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Efektifkah Memberikan ASI Perah dengan Sendok?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 25/07/2017 11:51 WIB
Efektifkah Memberikan ASI Perah dengan Sendok?Ilustrasi ASI Perah/Foto: thinkstock
Jakarta, Halo Dok, salam kenal. Saat ini usia anak saya 3 bulan dan saya akan masuk bekerja. Nah, saya sudah mencoba memberi ASIP pakai sendok tapi anak saya nggak mau. Dia seperti nggak nyaman dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Apa yang harus saya lakukan dan bagaimana sih Dok teknik tepat memberi ASIP pakai sendok? Terimakasih.

Rinda (Perempuan, 30 tahun)

Jawaban

Selamat pagi Ibu Fika, terimakasih atas pertanyaanya. Ibu menyusui yang akan bekerja sebaiknya memilih media pemberian ASI perah selain dot untuk bayi, karena penggunaan dot atau empeng dapat mengubah hisapan bayi sehingga saat bayi menetek di payudara hisapannya menjadi tidak efektif lagi, atau pada kasus lain bayi bisa menolak menetek sama sekali yang kita kenal dengan istilah bingung puting.

Alternatif media pemberian ASI perah yang bisa digunakan adalah gelas atau cupfeeder. Pemberian ASI perah dengan gelas membutuhkan keterampilan yang harus dimiliki oleh pengasuh bayi, bukan oleh ibunya sendiri. Bayi yang menetek langsung biasanya tidak akan mau diberikan ASI perah oleh ibunya sendiri, karena ia mencium bau ASI dari payudara ibu sehingga bayi akan lebih memilih menetek langsung daripada minum ASI dari media lain. Itulah sebabnya pemberian ASI perah dengan gelas atau cupfeeder hanya dilakukan pada saat ibu tidak bersama bayi. Pada saat ibu bersama bayi, misalnya pada saat malam hari setelah pulang kerja atau pada saat libur akhir pekan, sebaiknya bayi menetek langsung kepada ibu.

Sebaiknya Ibu mengajak pengasuh bayi dan anggota keluarga lainnya ke klinik laktasi untuk diajarkan cara memberikan ASI perah dengan gelas. Di klinik laktasi, Ibu juga bisa mendapatkan konseling mengenai manajemen menyusui pada ibu bekerja sehingga Ibu tetap dapat menyusui dengan sukses sampai bayi berusia 2 tahun walaupun Ibu bekerja.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat
www.rspermatadepok.com(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit