detikhealth

Dokter Tak Anjurkan Olahraga Siang Hari, Ternyata Bukan Cuma Panas Alasannya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selasa, 25/07/2017 20:02 WIB
Dokter Tak Anjurkan Olahraga Siang Hari, Ternyata Bukan Cuma Panas AlasannyaOlahraga siang hari bisa menyebabkan terpapar polusi udara yang tidak sehat. Foto: Thinkstock
Jakarta, Menurut sebagian orang di perkotaan besar seperti Jakarta, polusi adalah teman sehari-harinya. Setiap hari terpapar polusi udara yang tidak sehat bisa menyebabkan gangguan saluran pernapasan.

Menurut Air Quality Index Report dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016, Jakarta menjadi kota ke empat dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) terbesar se-Asia Tenggara, dan diikuti kota Bandung di urutan ke lima.

Sederet penyakit yang dapat ditimbulkan karena tercemar polusi udara, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), kanker paru, bahkan penyakit jantung juga stroke.

Tidak mau kan terkena penyakit-penyakit itu? Dokter spesialis paru dari Divisi Paru Kerja dan Lingkungan, Departemen Pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RS Persahabatan, Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR membagi beberapa cara pencegahan tercemar polusi udara yang tidak sehat.

Baca juga: Seberapa Bahaya Tercemar Polusi Udara? Ini Kata Dokter Paru

Menurutnya, upaya pencegahan ada tiga, yaitu primer, sekunder, dan tersier. "Upaya primer dilakukan agar tidak sensitif terhadap penyakit," ujar dr Agus, ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

Penggunaan masker merupakan upaya pencegahan tercemar polusi udara.Penggunaan masker merupakan upaya pencegahan tercemar polusi udara. Foto: Imam Wahyudiyanta


Upaya primer tersebut adalah dengan menggunakan masker, menghindari terpapar polusi yang tidak sehat, biasanya pada siang sampai sore hari. "Oleh karena itu, kalau pagi lebih sedikit, jadi kalau berangkat itu sepagi mungkin dan pulang malam karena polusinya lebih sedikit," imbuhnya.

Selain itu, dr Agus juga menganjurkan untuk mengolah waktu sebaik mungkin dengan mengusahakan seminimal mungkin bekerja di luar ruangan. Jika memang diharuskan bekerja di luar ruangan dianjurkan untuk menggunakan masker. Penting juga untuk menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup serta makan makanan yang bergizi.

"Olahraga jangan di siang hari, kalau kita napas malah udara kotor yang masuk. Kita harus menjaga tubuh kita seminggu sekali untuk dapat udara sehat, maka harus ada Sabtu-Minggu dapat udara sehat. Misal jalan ke taman, ke tempat yg banyak pohon rindang," jelasnya.

Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: ilustrasi/thinkstock


Sedangkan upaya sekunder adalah dengan deteksi dini, semakin cepat terdeteksi maka bisa semakin tepat dan cepat penanganan yang diberikan. "Kalau timbul gejala-gejala pernapasan yang tidak nyaman, cepat-cepat ke dokter untuk medical check up," pesan dr Agus.

Selanjutnya upaya tersier, yaitu upaya yang dilakukan oleh orang yang memang sudah mengalami penyakit pernapasan. "Minimalisir dampaknya biar nggak lebih parah," tutupnya.

Baca juga: Masih Sering Salah, Begini Cara yang Benar Pakai Masker Polusi


(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit