detikhealth
Konsultasi Laktasi
dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC

Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat

Diberi ASI Sampai Usia 2 Tahun, Apakah Sudah Mencukupi?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Rabu, 02/08/2017 13:00 WIB
Diberi ASI Sampai Usia 2 Tahun, Apakah Sudah Mencukupi?Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Thinkstock
Jakarta, Dok, saya sudah berhasil memberikan full ASI pada bayi saya hingga saat ini, usia 2 tahun. Apakah bayi saya sudah cukup menerima ASI? Apa tanda-tanda bayi sudah cukup menerima ASI, Dok? Terimakasih.

Yuni (Perempuan, 34 tahun)

Jawaban

Selamat pagi Ibu Yuni, terimakasih atas pertanyaannya. Seorang bayi berhak disusui oleh ibunya sejak lahir sampai usia 2 tahun. Pada periode tersebut, kepuasan seorang bayi terletak pada mulutnya (fase oral). Jika kepuasan oral seorang bayi dipenuhi dengan disusui oleh ibunya, bayi akan berkembang menjadi anak yang percaya diri dan unggul secara fisik dan mental. Pada saat proses menyusui juga terjadi interaksi 2 arah antara ibu dan bayi. Bayi menjadi lebih nyaman karena kebutuhan batin dan kasih sayangnya terpenuhi oleh ibunya. Ibu juga menjadi pribadi yang berharga karena dibutuhkan oleh bayinya. Pemenuhan kebutuhan dua arah ini menjadikan bayi lebih matang perkembangannya.

Saat seorang anak memasuki usia 2 tahun, sebaiknya ia segera disapih. ASI ibu yang menyusui anaknya sampai 2 tahun tetap bagus kualitasnya dan tetap baik untuk kesehatan anak. Akan tetapi, jika fase oral seorang anak berlarut-larut sampai melebihi usia 2 tahun, anak akan menjadi pribadi yang kurang mandiri dan kurang matang secara emosional. Itulah sebabnya menyusui hanya sampai anak berusia 2 tahun.

Setelah disapih, pemenuhan kebutuhan energi anak bergantung pada makanan yang dikonsumsinya. Anak harus diberikan makanan bergizi seimbang 4 bintang menurut standar WHO (meliputi karbohidrat, protein hewani dan nabati, buah, sayur, sumber lemak, dan air), dan dengan frekuensi dan porsi makan yang sesuai dengan usian anak. Dengan demikian, setelah disapih pun anak tetap tumbuh dan berkembang dengan baik karena kebutuhan gizinya telah terpenuhi dari makanan sehari-hari.

Jika ibu mempunyai pertanyaan mengenai menyapih bayi atau makanan pendamping ASI (MPASI) untuk anak, ibu dapat mengunjungi klinik laktasi bersama keluarga.

dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC
Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok
Ketua Tim Laktasi RS Permata Depok
Koordinator Pelatihan Manajemen Laktasi Perinasia Pusat
www.rspermatadepok.com(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close