detikhealth
Artikel 18+

Diklaim Lebih Nyaman dari Kondom, 'Plester' Mr P Jadi Perbincangan Heboh

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sabtu, 05/08/2017 19:11 WIB
Diklaim Lebih Nyaman dari Kondom, Plester Mr P Jadi Perbincangan HebohKondom banyak dikeluhkan kenyamananya, tapi masih terbukti paling efektif sebagai alat kontrasepsi dan proteksi (Foto: Thikstock)
Jakarta, Hingga saat ini, kondom diakui sebagai alat kontrasepsi dan proteksi paling efektif. Namun beberapa orang mengeluhkan kenyamanannya, hingga akhirnya muncul inovasi kontroversial: plester Mr P.

Produk yang diberi nama Jiftip ini tengah menjadi perbincangan hangat di internet. Wujudnya adalah semacam plester atau stiker kecil yang ditempel di ujung saluran kemih, untuk mencegah cairan preejakulasi keluar saat intercourse.

Kelebihannya, menurut perusahaan yang membuatnya, adalah mengurangi ketidaknyamanan ketika berhubungan seks menggunakan kondom. Dengan plester ini, pengguna disebutkan bisa 'enjoy real sex' sebagaimana diklaim di situsnya.

Tentu saja tidak semua orang percaya klaim tersebut begitu saja. Terlebih dengan jargon 'enjoy real sex', dikhawatirkan produk ini justru menciptakan persepsi bahwa bercinta dengan menggunakan kondom bukanlah 'real sex'. Padahal hingga saat ini, kondom terbukti sebagai satu-satunya alat kontrasepsi sekaligus proteksi paling efektif.

"Tidak ada bukti yang menujukkan produk ini aman atau efektif," sebut Natika Halil, chief executive lembaga kesehatan seksual FPA, seperti dikutip dari Huffingtonpost.

Baca juga: Kondom di 'Sex Toys' Pecah di Anus, Pria Ini Harus Jalani Operasi Darurat

Sementara Dr Paul Gittens dari Center for Sexual Medicine menegaskan bahwa produk ini tidak melindungi dari risiko infeksi. Adanya celah sekecil apapun, atau bahkan saat plester tersebut terlepas, bisa meningkatkan risiko penularan infeksi.

"Virus dan bakter seperti HIV (Human Imunodeficiency Virus), HPV (Human Papilloma Virus), chlamydia, and gonorrhea cukup kecil untuk bisa masuk ke dalam urethra (saluran kencing) dan menyebabkan masalah," katanya, dikutip dari BuzzFed.

Baca juga: Bahaya di Balik Pengunaan Kondom-kondom Alternatif

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit