detikhealth

Begini Caranya Agar Jenggot Tidak Ditumbuhi Jamur

Suherni Sulaeman - detikHealth
Minggu, 06/08/2017 16:10 WIB
Begini Caranya Agar Jenggot Tidak Ditumbuhi JamurIlustrasi pria berjenggot. Harus perhatikan kebersihan agar jenggot tak ditumbuhi jamur/Foto: Getty Images
Jakarta, Bagi pria, memelihara jenggot atau berewok bukan hal yang sulit. Pria dikaruniai hormon yang memicu munculnya bulu-bulu di wajah. Tapi jangan sekali-kali menyepelekan, jika tidak perhatikan kebersihannya bisa-bisa jenggot ditumbuhi jamur.

Menurut dr Galih Manggala SpKK, infeksi jamur pada daerah dagu atau daerah jambang biasa disebut dengan Tinea Barbae yang merupakan salah satu bentuk infeksi jamur dermatofita yang menyerang pada kulit dan folikel rambut. Biasanya disebabkan oleh jamur dari golongan trichophyton dan microsporum.

"Penyakit kulit ini terjadi biasanya pada orang dewasa dan jarang pada anak-anak. Biasanya terjadi pada orang yang kurang menjaga kebersihan dan lingkungan kotor yang mempermudah infeksi," terang dr Galih.

Baca juga: Wahai Cowok-cowok Berewok, Ini Saran Dokter Soal Kesehatan Kulit Wajah

Gejala yang dirasakan, lanjut dr Galih, biasanya berupa gatal dan rasa pedih pada daerah yang terkena infeksi disertai bintik-bintik kemerahan yang kadang bernanah. Pada keadaan kronik terlihat nanah dan munculnya peradangan.

"Rambut yang terinfeksi pada daerah jenggot biasanya menjadi rapuh tidak mengkilap dan pada bagian folikelnya kemerahan," ujar pria yang lahir pada tahun 1987 ini.

Untuk pengobatan dapat diberikan beberapa obat jamur, seperti griseovulvin, itraconazole, ketoconazole. Sedangkan untuk pencegahannya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan terutama di daerah dagu.

"Sebaiknya jenggot dicukur secara bersih. Jaga juga kebersihan lingkungan sekitar untuk menghindari penyebaran jamur," pesan dr Galih.

Baca juga: Kata Dokter Jika Kebersihan Kulit Wajah Tidak Terjaga(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit