detikhealth

Ilmuwan Temukan Protein untuk Pompa Darah pada Pasien Gagal Jantung

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Sabtu, 12/08/2017 11:35 WIB
Ilmuwan Temukan Protein untuk Pompa Darah pada Pasien Gagal JantungFoto: thinkstock
Jakarta, Gagal jantung dapat menyebabkan peredaran darah ke tubuh tidak maksimal. Sebab, jantung tidak dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. Namun, studi baru-baru ini menemukan protein yang dapat membantu membantu jantung memompa darah lebih.

Adalah protein cardiotrophin 1 atau disebut CT1 yang dapat memompa darah lebih sekalipun seseorang dalam keadaan duduk. Menurut Lynn Megeney, profesor dari University of Ottawa, Kanada, protein akan sangat membantu seseorang dengan gagal jantung yang sulit untuk berolahraga.

"Kami menemukan bahwa CT1 membuat otot-otot jantung tumbuh dengan cara yang lebih sehat dan juga merangsang pertumbuhan darah di jantung. Ini tentu meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa darah, sama seperti saat olahraga dan hamil," kata Mageney dalam studi yang diterbitkan di jurnal Cell Research.

Baca juga: Risiko Gagal Jantung Bakal Terdeteksi Hanya dari Napas Pasien

CT1 ditemukan untuk membantu mengatasi kerusakan sekaligus aliran darah pada pasien gagal jantung. Gagal jantung terjadi saat jantung tidak dapat memompa darah secara maksimal ke seluruh tubuh, dan hal ini menyebabkan kematian dan kecacatan di negara maju sehingga menjadi masalah dunia.

"Saat salah satu bagian jantung mati, otot yang tersisa mencoba untuk beradaptasi dengan membesar. Namun hal ini terjadi secara disfungsional dan tidak membantu memompa darah lebih," ucap Megeney.

Dalam studi, peneliti menggunakan tikus sebagai hewan percobaan. Dan terlihat sel otot jantung yang diberikan CT1 pada tikus menjadi lebih besar dan menunjukan serat jantung yang lebih sehat.

Selain itu, dilansir Indian Express, CT1 juga dapat memperbaiki masalah pada kedua sisi jantung. Hal ini terlihat dari keberhasilan mengobati dua model hewan yang gagal jantung karena serangan jantung (sisi jantung sebelah kiri) dan tekanan darah tinggi (sisi jantung sebelah kanan).

"Terapi eksperimen ini sangat menarik karena menunjukan janji dari mengobati gagal jantung sisi kiri dan kanan," ucap Duncan Stewart, kardiologis di Ottawa Hospital.

Baca juga: Cegah Gagal Jantung dengan Aktivitas Fisik dan Pola Makan Sehat

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close