detikhealth

Mengenal Sosok Rahmad Hidayat, Pelopor Anti Merokok dalam Rumah di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikHealth
Rabu, 23/08/2017 16:40 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 6 Next »
Mengenal Sosok Rahmad Hidayat, Pelopor Anti Merokok dalam Rumah di Riau 2 Foto: Suparno
1. Awalnya banyak dicemooh

Dalam benak pikirannya, Rahmad menilai perlindungan untuk keluarga sehat masih belum terwujud di lingkungan masyarakat pada umumnya. Salah satu yang dia gebrak adalah, soal merokok. Persoalan merokok di sembarang tempat ini, memang sebuah persoalan yang pelik. Apa lagi kaum Adam yang candu merokok, akan sesuka hatinya untuk ngebul di sembarang tempat, dan terutama di dalam rumah.

Dari sana, Rahmad pun membuat gagasan agar segera dibentuk Komisi Perlindungan Keluarga Sehat (KPKS). Salah satu wilayah yang dia bina adalah, Desa Bukit Gajah di Kecamatan Ukui pada awal tahun 2016 lalu. Idenya ini, bagaimana setiap keluarga di desa tersebut ada komisi khusus menangani pengaduan warga terkait kesehatan atau menjadi korban perilaku hidup tidak sehat.

Peraih sarjana kesehatan masyarakat itu pun mulai melakukan sosialisasi kesehatan ke desa Bukit Gajah. Dia kumpulkan tokoh masyarakat, Kepala Desa, Ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh pemuda. Di bantu lagi dari pihak Kecamatan. Dalam perundingan alot itu, akhirnya disepakati terbentuk KPKS. Lembaga itu berfungsi sebagai tempat perlindungan keluarga sehat. Salah satu yang paling gencar untuk dilakukan perubahan adalah, para pencandu rokok tidak boleh merokok dalam rumah, tempat ibadah, atau di areal sekolah.

"Awalnya saya banyak dicemooh. Banyak yang bilang, ide mustahil. Apa urusannya orang merokok harus dilarang-larang. Rumah-rumah sendiri, rokok beli sendiri, apa urusannya. Begitulah awalnya," cerita Rahmad mengenang ide awalnya yang banyak ditentang warga.

Baca juga: Viral, Cerita Suami Beli Motor dari Uang Hasil Berhenti Merokok

"Tapi saya tak mundur. Saya maju terus. Saya sosialisasikan bagaimana bahayanya merokok. Kita tidak melarang untuk merokok, tapi yang kita harapkan mereka jangan merokok di sembarang tempat," kata Rahmad dalam perbincangan dengan detikHealth, Rabu (23/8/2017).



 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit