detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan

Suami Malas Ngomong karena Istri Dianggap Moody

Suherni Sulaeman - detikHealth
Rabu, 06/09/2017 17:42 WIB
Suami Malas Ngomong karena Istri Dianggap MoodyFoto: Thinkstock
Jakarta, Siang Mbak, saya akhir-akhir ini sering sekali merasa malas berkomunikasi saya hanya ingin sendiri. Tapi suami saya terus memarahi saya karena perilaku saya yang moody seperti ini Mbak. Saya juga tidak mau seperti ini tapi ini terjadi begitu saja. Saya bingung. Mohon pencerahannya Mbak.

S (Perempuan, 30 tahun)

Jawaban

Dear Mbak S,

Kelelahan yang luar biasa, baik fisik maupun mental, bisa saja memunculkan hal-hal yang Anda alami saat ini. Biasanya ini terjadi karena adanya penumpukan kelelahan yang selama ini mungkin tidak Anda rasakan sebelumnya, atau tidak menjadi perhatian Anda karena ada hal lain yang membutuhkan kehadiran Anda. Hal ini yang membuat apa yang Anda rasakan seakan terjadi begitu saja.

Saya melihat ada 3 hal yang perlu digarisbawahi dari cerita Anda, yaitu kemalasan berkomunikasi, ingin sendiri dan perilaku moody (berdasarkan observasi suami). Saya tidak mendapatkan gambaran mengenai perilaku moody yang dimaksud, apakah Anda bisa berinteraksi biasa tapi kemudian menarik diri, apakah Anda berekspresi bahagia namun kemudian tiba-tiba marah atau bersedih. Setiap emosi yang tampil dapat membantu untuk lebih memahami apa yang terjadi saat ini.

Kelelahan mental, dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan mengalami depresi terselubung. Waspadai jika kelelahan yang Anda rasakan sudah mulai mengganggu beberapa aspek kehidupan Anda, seperti Anda menarik diri dari lingkungan sosial (tidak hanya suami, tetapi juga keluarga, teman, rekan kerja), anda tidak menjalani peran Anda sebagai diri sendiri, istri maupun ibu. Waspadai juga ketika ada pikiran-pikiran negatif yang muncul, terutama mengenai diri Anda sendiri, selama Anda berada di dalam kelelahan ini.

Sesibuk apapun Anda dalam menjalani peran-peran yang Anda jalani saat ini (istri, ibu, pekerja, dsb), sediakan waktu untuk melakukan me time. Jika memang sulit, sediakan waktu setiap harinya sekitar 10 – 15 menit untuk berinteraksi dengan diri sendiri di malam hari menjelang tidur. Rasakan setiap perasaan yang muncul dalam diri Anda di hari tersebut, baik yang Anda rasakan secara mental maupun fisik. Lakukan relaksasi ringan dengan bernafas secara sadar. Ingat untuk berterima kasih pada diri Anda sendiri atas apa yang telah Anda lakukan seharian Anda.

Jika keluhan Anda berlanjut dan mulai mengganggu interaksi Anda dengan pasangan dan orang lainnya. Konsultasikan langsung dengan Psikolog Klinis Dewasa.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit