detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan

Istri yang Menolak Permintaan Suami untuk Mengubah Penampilan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jumat, 08/09/2017 11:05 WIB
Istri yang Menolak Permintaan Suami untuk Mengubah PenampilanIstri menolak permintaan suami untuk mengubah penampilan lebih fenimin/Foto: Thinkstock
Jakarta, Suami saya meminta saya untuk mengganti penampilan saya menjadi lebih feminin padahal saya sudah boyish seperti ini sejak SMP Mbak. Suami saya pun teman SMP saya. Saya termasuk orang yang keras dan tidak suka diatur-atur Mbak. Tapi memang suami saya terlihat lebih religius tapi itu kan urusan pribadi setiap orang ya Mbak. Mohon solusinya. Terimakasih.

N (Perempuan, 21 tahun)

Jawaban

Dear Mbak Nabila,

Bisa dipahami kalau Anda merasa marah untuk merubah penampilan Anda. Apalagi penampilan Anda saat ini bukanlah sesuatu yang baru bagi suami.

Saya justru ingin memahami apa yang membuat Anda terganggu dengan hal ini. Apakah Anda punya pemikiran tertentu mengenai berpakaian feminin? Misalnya, masalah kepraktisan dan kenyamanan Anda memang lebih menyukai pakaian seperti laki-laki. Atau ada hal lain yang tidak Anda sukai terkait dengan penampilan feminin, misalnya terlihat girly, lemah, dsb.

Atau kemarahan Anda terjadi bukan karena mengubah penampilannya, akan tetapi karena perasaan ada orang yang 'mengatur' Anda? Coba cek perasaan seperti ini muncul pada situasi-situasi seperti apa saja, seberapa sering perasaan seperti ini muncul. Kemarahan akhirnya lebih dipicu karena ada ego yang terusik untuk melakukan 'perintah', dan lebih nyaman ketika segala sesuatu yang dilakukan adalah karena kita yang memiliki kontrol.

Kenali dulu diri Anda. Hal apa yang membuat Anda terganggu, sehingga Anda juga bisa mendiskusikannya dengan pasangan. Diskusikan juga seberapa penting mengubah penampilan ketimbang melihat kualitas Anda sebagai pasangan?

Saya belum memahami kaitannya religiusitas suami dengan keinginannya untuk Anda mengubah penampilan menjadi feminin. Saya setuju dengan Anda bahwa terlihat religius merupakan urusan pribadi pasangan, begitu juga dengan bagaimana Anda ingin menampilkan diri dalam berpakaian. Namun, apakah Anda berdua memiliki persamaan persepsi mengenai hal ini? Bisa jadi suami melihatnya dengan cara berbeda, sehingga pertengkaran terjadi karena adanya perbedaan persepsi dalam melihat hal ini.

Di sisi lain, variasi dalam hubungan juga diperlukan untuk mencegah adanya kebosanan dalam rutinitas, salah satunya adalah mengubah cara berpakaian. Tidak ada salahnya juga untuk menggunakan pakaian feminin jika Anda ingin menyenangkan suami sesekali untuk menunjukkan rasa sayang Anda. Tentu saja tidak harus selalu transformasi berlebihan yang membuat Anda tidak nyaman, seperti menggunakan rok atau sepatu hak tinggi. Pilih pakaian yang tetap membuat Anda merasa nyaman dengan sedikit sentuhan feminin. Lakukan pada hari-hari yang dianggap spesial oleh pasangan.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/


(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit