detikhealth

Jantung Berdebar Selepas Makan Durian? Waspada Penyakit Ginjal

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Selasa, 12/09/2017 18:15 WIB
Jantung Berdebar Selepas Makan Durian? Waspada Penyakit GinjalJantung berdebar usai makan durian bisa jadi gejala penyakit ginjal/Foto: detikcom
Jakarta, Meskipun kaya akan vitamin seperti C, B1, dan B3, durian tetap jadi buah yang 'disegani' orang-orang. Seperti banyak diketahui, durian adalah buah dengan lemak dan kalori yang tinggi.

Namun karena kadar kalium yang tinggi, durian sering jadi masalah bagi orang-orang yang bermasalah dengan ginjalnya, demikian disampaikan oleh dr Titi Sekarindah, MS, SpGK, dari RS Pusat Pertamina kepada detikHealth, Selasa (12/9/2017).

Selain kandungan gulanya yang besar, kalium dari durian pun sama. Sehingga, orang-orang yang punya kerusakan ginjal bisa saja mengalami gangguan irama jantung (aritmia) yang ditandai dengan debaran yang terjadi secara terus menerus.

Baca juga: Jantung Berdebar Setelah Makan Bebek dan Durian

Dijelaskan dr Titi, kalium yang tinggi membuat kinerja ginjal menjadi lebih berat dan lebih cepat rusak. Tingginya kadar kalium, ditambah dengan fungsi ginjal yang berkurang inilah penyebab terjadinya gangguan irama jantung dan jantung berdebar terus-menerus.

"Kadang orang nggak sadar kalau ginjalnya sudah rusak. Makan durian banyak eh kaliumnya jadi tinggi," tuturnya.

Karena itu, ketika mengalami debaran terus menerus usai mengonsumsi durian sebaiknya jangan dianggap remeh dan segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi, aritmia merupakan salah satu penyakit 'silent killer'.

Terlebih jika gejala jantung berdebar diikuti dengan rasa sakit menjalar hingga ke leher bahkan punggung, gejala ini sangat erat kaitannya dengan mayoritas penyakit jantung. Duh, sayangi diri sendiri dengan rutin kontrol ya!

Baca juga: Kepala Pusing Tiap Habis Makan Durian atau Sate Kambing, Gejala Apa?(mrs/mrs)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit