detikhealth

Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang Belakang

Erika Kurnia - detikHealth
Rabu, 13/09/2017 16:30 WIB
Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang BelakangFoto: thinkstock
Jakarta, Tulang belakang adalah bagian tubuh yang vital karena terdapat banyak susunan tulang dan saraf penghubung ke otak. Selain karena kecelakaan, gaya hidup yang dilakukan anak muda saat ini juga bisa mencederai tulang belakang.

Pakar nyeri dan tulang belakang, dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, mengatakan bahwa kini banyak kebiasaan dari gaya hidup kekinian yang mengancam tulang punggung. Tidak lagi pada orangtua yang mengalami penuaan, ancaman tersebut juga banyak ditemui pada anak-anak muda. Berikut beberapa di antaranya:

1. Fenomena "Text Neck" akibat penggunaan gadget
Penggunaan gadget atau gawai seperti smartphone yang kini diperkenalkan lebih dini kepada anak-anak memicu fenomena yang disebut "Text Neck". Kebiasaan menunduk berlama-lama menatap gadget adalah pemicunya.

Baca juga: Kelamaan Main Gadget, Pertumbuhan Otot dan Tulang Anak Terhambat

Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang BelakangFoto: Thinkstock


"Di Amerika Serikat studi menunjukkan data bahwa banyak pasien muda datang karena keluhan sakit dan kekakuan di daerah punuk, khususnya bagian kanan. Prevalensinya tinggi dalam satu sampai dua tahun belakangan ini. Setelah diamati, ternyata ada kaitannya dengan kebiasaan main HP," ungkapnya.

2. Membawa beban berat oleh para pendaki gunung

Dr Mahdian juga melihat fenomena anak-anak kekinian yang suka naik gunung. Menurutnya, membawa beban berat dalam keril atau tas gunung ketika tidak biasa berolahraga bisa mencederai tulang punggung.

Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang BelakangFoto: Arbi Anugrah


"Ketika mendaki gunung dan bawa tas berat, sementara dia kurang olahraga sehingga otot-ototnya enggak terlatih baik bisa memicu inflamasi di faset-faset tulang belakang. Dari luar mungkin enggak keliatan, tapi kalau bertahun-tahun dilakukan dan dibiarkan, bisa jadi parah sampai bisa memicu skoliosis ringan," katanya.

3. Banyaknya buku pelajaran yang membenani tas sekolah

"Anak-anak yang suka membawa beban berat di tas mereka juga rentan alami masalah tulang belakang. Mungkin karena ada keharusan bawa banyak buku setiap hari atau anak itu malas memindahkan buku, jadi buku seminggu dibawa terus. Kalau tidak diawasi ini bisa menjadi masalah," lanjut dr Mahdian.

Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang BelakangFoto: Ita


Menurutnya, para ahli tidak mematok seberapa berat beban di punggung yang sebaiknya dibawa anak-anak. Tapi, punggung tidak boleh terus-terusan dibebani karena bisa mengubah strukturnya dan memicu cedera yang tidak diharapkan.

4. Berat badan berlebih pada anak-anak

"Saya pernah melakukan operasi tulang belakang pada anak usia 15 tahun karena trauma. Pasien ini masih anak-anak, tapi punya ukuran tubuh yang gemuk sekali," tuturnya. Menurut dr Mahdian, kegemukan memang menjadi faktor risiko untuk cedera tulang belakang, dan kini banyak ditemui lebih dini karena gaya hidup kurang sehat.

Gaya Hidup Kekinian yang Bisa Sebabkan Cedera Tulang BelakangFoto: Thinkstock
(mrs/mrs)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit