detikhealth

Hubungan Antara Gula Darah dengan Gangguan Fungsi Ginjal Seperti Setnov

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 14/09/2017 09:40 WIB
Hubungan Antara Gula Darah dengan Gangguan Fungsi Ginjal Seperti SetnovSetya Novanto yang dijadwalkan diperiksa KPK tak bisa hadir karena sakit. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta, Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) diketahui masih dirawat di rumah sakit karena mengalami kenaikan gula darah, gangguan fungsi ginjal dan gangguan jantung. Berdasarkan keterangan rekannya, ia masih terbaring dan diinfus.

"Kemarin itu pas saya ke sana memang dokter lagi ada. Dari dokter tahu hasil lab, gangguan fungsi ginjal, jantung dan gula darahnya naik," sebut Wakil Ketua MPR Mahyudin, Rabu (13/9) kemarin.

Belum diketahui memang apakah kenaikan gula darah yang dialami Setya Novanto terjadi karena penyakit diabetes. Namun dari sisi medis, diabetes memang merupakan penyakit metabolik yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi, termasuk gangguan ginjal dan jantung.

Baca juga: Komplikasi Diabetes, dari Penyakit Jantung, Stroke, Hingga Gagal Ginjal

Situs WebMD menyebut sekitar 15 persen pasien diabetes mengalami komplikasi ginjal. Tingginya gula darah membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan kadar gula dalam darah menjadi urine.

Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama, maka ginjal pun akan mengalami kerusakan, dan perlahan-lahan kehilangan fungsinya untuk menyaring racun. Hal inilah yang disebut penurunan fungsi ginjal dan dapat memicu penyakit ginjal kronis.

"Semakin jelek fungsi ginjal, semakin banyak racun yang tidak tersaring. Hal ini membuat tekanan darah naik, dan fungsi ginjal turun, yang bisa berujung pada ginjal tak bisa berfungsi sama sekali, atau dalam bahasa medis disebut sebagai gagal ginjal," ungkap Prof Dr dr Suhardjono, SpPD-KGH, beberapa waktu lalu.

Hal senada dikatakan oleh dr Akbari Wahyudi Kusumah, SpU, dari RS Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia menyebut pemicu gagal ginjal ada banyak beberapa di antaranya adalah karena diabetes dan hipertensi.

"Kebiasaan merokok, jarang olahraga, kolesterol tinggi, secara tak langsung akan memicu gangguan kesehatan yang lain," terang dr Akbari dalam perbincangan dengan detikHealth.

Sementara itu diabetes yang tidak tertangani dengan baik akan merusak langsung pembuluh darah di ginjal. Akibatnya pemburuh darah tidak elastis sehingga proses cuci darah alami di ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik.

Baca juga: Tak Ada Gejala Diabetes Tapi Kadar Gula Tinggi? Coba Cek Fungsi Ginjal(mrs/fds)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit