detikhealth

Mengenal Obat PCC yang Disalahgunakan Remaja di Kendari

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kamis, 14/09/2017 15:36 WIB
Mengenal Obat PCC yang Disalahgunakan Remaja di KendariIni penjelasan mengenai obat PCC yang disalahgunakan. Foto: (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari, Sekitar 50 remaja dari dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga pegawai di Kendari, Sulawesi Tenggara mengkonsumsi obat-obatan terlarang hingga satu diantaranya tewas. Diketahui belakangan, mereka mengonsumsi obat-obatan Tramadol, Somadril dan satu obat lainnya yang cukup asing di telinga yaitu PCC.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai efek apa yang dicari dari para remaja tersebut, detikHealth menghubungi dr Hari Nugroho dari Institute Of Mental Health Addiction And Neurosience (IMAN), Kamis (14/9/2017), melalui saluran telepon.

Dijelaskan oleh dokter yang akrab disapa dr Hari ini, obat PCC sebenarnya merupakan obat yang bersifat relaksan atau yang berfungsi untuk melemahkan otot-otot kejang.

"Dengan catatan, isi yang digunakan benar-benar seperti seharusnya. Sekarang kan banyak obat ilegal yang isinya ditambah-tambah dengan zat lain," ujarnya.

Baca juga: 30 Remaja di Kendari Konsumsi Obat Terlarang, 1 Orang Tewas

Obat PCC memiliki efek yang membuat tubuh terasa nyaman, jika dikonsumsi berbutir-butir akan menimbulkan perasaan 'fly'. Inilah yang menurut dr Hari mendorong orang untuk menyalahgunakan obat tersebut.

Kebanyakan orang yang baru coba-coba menyalahgunakan obat memang seringkali bereksperimen dengan mencampur-campurkan obat yang satu dengan obat yang lain. Hal ini tentunya sangat berbahaya jika dilakukan apalagi jika dilakukan oleh anak-anak seperti 30 remaja Kendari tersebut.

"Kalau dicoba oleh anak-anak risiko terjadinya keracunan akan lebih besar," tuturnya.

Baca juga: Korban Obat Terlarang PCC di Kendari Tambah Jadi 50 Orang(ajg/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit