detikhealth

Diet Berlebihan, Berat Badan Justru Susah Turun

Erika Kurnia - detikHealth
Kamis, 21/09/2017 10:10 WIB
Diet Berlebihan, Berat Badan Justru Susah TurunDiet berlebihan malah susah turun. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ragam diet yang dicoba bisa mengubah serangkaian proses biologis dalam tubuh. Kondisi tersebut bisa menyebabkan penurunan berat badan lebih lambat, bahkan memicu berat badan naik.

"Ketika kita mengurangi asupan energi selama diet, metabolisme istirahat tubuh kita menurun sampai tingkat yang lebih tinggi dari yang diperkirakan. Fenomena itu disebut 'thermogenesis adaptif', yang membuat penurunan berat badan lebih sulit dicapai," kata pemimpin penelitian Nuala Byrne, dari Universitas Tasmania di Australia.

Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal for Obesity, para peneliti menyelidiki "reaksi kelaparan" tubuh karena diet yang terus-terusan dijalani dan dampaknya pada penurunan berat badan pada orang obesitas.

Baca juga: Ini Tanda-tanda Anda Tak Perlu Lagi Diet Turunkan Berat Badan

Dua kelompok peserta ambil bagian dalam diet 16 minggu. Sementara satu kelompok mempertahankan diet secara terus menerus selama 16 minggu; yang lainnya mempertahankan diet selama dua minggu, kemudian berhenti dari makanan selama dua minggu.

Peserta yang beristirahat selama dua minggu dari rutinitas diet mereka tidak hanya kehilangan berat badan lebih banyak, namun juga memperoleh bobot yang lebih rendah di akhir penelitian. Berat badan mereka juga dapat dipertahankan rata-rata 8 kg lebih banyak daripada kelompok yang diet terus-menerus.

"'Reaksi kelaparan' ini adalah sebuah mekanisme bertahan hidup yang membantu manusia bertahan sebagai spesies ketika persediaan makanan tidak konsisten ribuan tahun yang lalu. Tapi sekarang, ini berkontribusi pada ukuran lingkar pinggang yang melebar saat persediaan makanan tersedia," kata Byrne, seperti dilansir dari Zeenews.

Baca juga: Alasan Kenapa Lemak di Perut Sulit Dihilangkan(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit