detikhealth

Ilmuwan Sebut Malaria 'Super' yang Kebal Obat Mengancam Asia Tenggara

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 25/09/2017 19:03 WIB
Ilmuwan Sebut Malaria Super yang Kebal Obat Mengancam Asia TenggaraMalaria super yang disebarkan nyamuk berpotensi sulit disembuhkan. (Foto: thinkstock)
Jakarta, Kemunculan parasit malaria yang kebal terhadap obat yang ada saat ini, sudah menjadi kenyataan. Ilmuwan menyebut, beberapa wilayah di Asia Tenggara mulai terancam.

Parasit super tersebut dilaporkan pertama kali muncul di Kamboja, lalu menyebar ke beberapa wilayah Thailand, Laos dan kini sampai di Vietnam bagian selatan.

"Kami pikir ini ancaman serius," kata Prof Arjen Dondorp dari Oxford Tropical Medicine Research Unit di Bangkok, seperti dikutip dari BBC.

"Ini sudah peringatan bahwa strain ini sedang menyebar sagat cepat di seluruh wilayah dan kami khawatir ini bisa menyebar lebih lanjut dan akhirnya sampai Afrika," lanjutnya.

Baca juga: Kenali, Stadium Parasit Malaria Saat Berada di Tubuh Manusia

Dalam sebuah publikasi di The Lancet infectious Diseases, para ilmuwan menyebut kemunculan 'perkembangan buruk belakangan ini' yang sudah menampakkan kekebalan terhadap obat malaria yang ada yakni artemisinin.

Bahkan parasit malaria kini mulai berevolusi menjadi kebal terhadap piperaquine, obat lainnya yang kombinasinya bersama artemisinin menjadi pilihan pertama untuk infeksi malaria. Kegagalan pengobatan tercatat meningkat sepertiga di Vietnam. Di beberapa wilayah Vietnam, kegagalan pengobatan bahkan mencapai 60 persen.

Baca juga: Ini yang Jadi Batu Sandungan Eliminasi Malaria di Wilayah Timur Indonesia(up/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit