detikhealth

Psikolog Klinis: Lelang Keperawanan Bukan Perilaku Normal

Erika Kurnia - detikHealth
Selasa, 26/09/2017 16:15 WIB
Psikolog Klinis: Lelang Keperawanan Bukan Perilaku NormalFoto: Ilustrator: Edi Wahyono
Jakarta, Layanan lelang keperawanan yang dipromosikan situs fenomenal nikahsirri.com menjadi pembicaraan banyak orang. Pasalnya, cara seperti ini tidak jauh berbeda dengan prostitusi yang menyalahi norma.

Menurut pandangan psikolog klinis Pingkan Cynthia Belinda Rumondor S.Psi, M.Psi, inisiatif seseorang untuk melelang atau menjual keperawanannya bisa difaktori dua hal, yaitu faktor individu atau orang kedua.

"Dari sisi psikologi, perlu diperjelas dulu kasusnya. Apakah faktornya ini karena si perawan yang ingin menjual keperawanannya sendiri atau karena inisiatif keluarga atau orang lain," paparnya kepada DetikHealth, Selasa (26/9/2017).

Menurutnya, kasus dengan dua faktor tersebut sama-sama tidak bisa disebut sebagai perilaku normal. Mengapa demikian?

Baca juga: Fenomena Nikahsirri.com, Mengapa Pria Terobsesi pada Keperawanan?

"Kalau kita definisikan 'normal' sebagai deviasi dari rata-rata, maka dari pengamatan saya, kebanyakan perawan tidak menjual keperawanannya. Sehingga menjual keperawanan sendiri bisa dikatakan tidak normal. Perilaku menginisiasi lelang keperawanan oleh keluarga atau orang lain juga bisa dikatakan tidak normal. Definisi normal disini adalah perilaku yang dilakukan kebanyakan orang. Sementara kebanyakan orang tidak memiliki inisiatif tersebut, sehingga perilaku tersebut bisa dikatakan tidak normal," jelasnya.



Meski demikian, perlu dipahami mengapa seorang gadis sampai melakukan hal tersebut. Menurut dosen psikologi di Universitas Bina Nusantara tersebut, dalam ilmu psikologi, perilaku adalah fungsi dari diri (keyakinan, kepribadian) dan lingkungan.

"Jadi, perilaku tidak normal tersebut bisa terjadi karena ada interaksi ciri kepribadian, nilai, keyakinan dan lingkungan. Contoh, mereka lahir dari lingkungan di mana prostitusi dianggap biasa, atau berasal dari keluarga dengan ekonomi yg sangat kurang. Tapi, perilaku tidak normal tersebut tidak serta merta bisa dibilang sebagai 'gangguan kejiwaan'," pungkasnya.

Baca juga: Fenomena Nikahsirri.com dan Ancaman Bagi Kesehatan Reproduksi(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit