detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan

Pasangan Tak Ingin Tinggal Serumah dengan Keluarga, Harus Bagaimana?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 26/09/2017 17:30 WIB
Pasangan Tak Ingin Tinggal Serumah dengan Keluarga, Harus Bagaimana?Pasangan tidak ingin tinggal serumah dengan keluarga setelah menikah/Foto: thinkstock
Jakarta, Saya akan menikah tiga bulan lagi namun muncul masalah di mana calon istri saya enggak mau tinggal serumah dengan keluarga saya. Posisinya saya di sini seorang tulang punggung keluarga sehingga mengharuskan keluarga saya ikut dengan saya. Bagaimana menjelaskan kepada pasangan agar masalah ini selesai Mbak? Terimakasih.

K (Laki-laki, 29 tahun)

Jawaban:

Dear K,

Anda tentu punya pertimbangan yang kuat untuk tinggal bersama keluarga, begitu juga calon istri Anda. Sejauh mana Anda mengetahui alasan pasangan tidak mau tinggal bersama keluarga Anda? Terkadang mendengarkan alasan pasangan bisa membantu Anda untuk memahami kekhawatirannya sehingga memilih untuk tinggal terpisah dan bisa membuat Anda berdua mencari solusi bersama.

Tinggal bersama mertua memang sebenarnya bukan masalah yang perlu dihindari, terutama jika ada pertimbangan finansial. Sejauh mana calon istri memahami masalah yang ada? Misalnya, karena Anda tulang punggung keluarga maka saat ini Anda belum ada dana lebih untuk tinggal terpisah.

Biasanya memang cukup banyak pasangan yang khawatir jika tinggal bersama mertua, maka mertua akan terlalu melibatkan diri dalam rumah tangga yang baru. Selain itu, perlu ada penyesuaian kembali pola dan kebiasaan yang biasa dilakukan di rumahnya sebelum menikah.

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah membuat kesepakatan bersama. Misalnya, Anda dan pasangan sama-sama mencari pemasukan agar pelan-pelan bisa kontrak / membeli rumah di dekat kelarga Anda. Selain itu, diskusikan juga sejauh mana keluarga bisa ikut campur dalam rumah tangga Anda, terutama dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan Anda berdua.

Selama kedua belah pihak bersedia untuk mendengarkan alasan satu sama lain terlebih dahulu, masalah akan bisa diselesaikan. Bantu calon istri untuk memiliki kedekatan juga dengan keluarga, seperti melibatkan calon istri dalam kegiatan keluarga. Jika diskusi yang dilakukan menemui jalan buntu, cari pihak ketiga yang Anda berdua hormati dan hargai masukannya.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
https://pranikah.org/(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close