detikhealth

Dadah Plester, di Masa Depan Luka Mungkin Bisa Ditutup Pakai Lem

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 12/10/2017 15:13 WIB
Dadah Plester, di Masa Depan Luka Mungkin Bisa Ditutup Pakai LemLem bekerja menyegel luka dan diaktifkan dengan tembakan sinar. (Foto: ABC Australia)
Jakarta, Hampir kita semua pernah mengalami luka apakah karena teriris pisau, terjatuh, atau karena sebab apapun. Nah bila luka ini cukup kecil dan terjadi di kulit luar apa yang kita lakukan biasanya adalah membersihkan luka, memberi disinfektan, lalu ditutup dengan plester sampai sembuh.

Berkaitan dengan hal tersebut di masa depan kemungkinan ada cara baru untuk perawatan luka selain dengan plester. Alasannya karena tim peneliti dari Australia berhasil mengembangkan senyawa lem super yang bisa dipakai untuk menutup luka.

Baca juga: Takut Disuntik? Kelak Tak Ada Lagi Karena Adanya Plester Ini

Ahli biokimia Professor Anthony Weiss dari University of Sydney mengatakan lem super yang ia kembangkan terbuat dari protein alami. Peneliti dari Harvard dan Northeastern juga ikut terlibat dan rencananya akan segera masuk tahap uji klinik.

"Anda hanya perlu menempatkannya pada tempat luka, tembak dengan sinar dan semuanya sudah selesai hanya beberapa detik," kata Prof Anthony seperti dikutip dari ABC Australia, Kamis (12/10/2017).

"Apakah di zona perang, di tempat kecelakaan, atau di mana saja yang membutuhkan penanganan operasi cepat dan substansial Anda bisa memakainya," lanjut Prof Anthony.

Menurut peneliti lem tersebut tidak beracun untuk tubuh manusia dan bisa luntur dengan sendirinya seiring penyembuhan luka. Selain itu karena bersifat gel lem sangat elastis sehingga bisa dipakai untuk menutup luka pada jantung, paru, arteri, atau tempat lainnya di mana terjadi pergerakan yang konstan.

"Ya lem ini tampaknya cukup stabil untuk ditempatkan pada luka yang memerlukan penanganan mekanis khusus," ungkap Profesor Ali Khademhosseini dari Harvard Medical School.

Baca juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Inovasi Lem Operasi untuk Jantung Bocor Anak(fds/mrs)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit