detikhealth

Ada Ancaman Denda Rp 700 Miliar Bila Tidak Vaksin, Kemenkes: Itu Hoax

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kamis, 12/10/2017 16:45 WIB
Ada Ancaman Denda Rp 700 Miliar Bila Tidak Vaksin, Kemenkes: Itu HoaxFoto: Sejumlah masyarakat dari berbagai komunitas halal mendatangi MUI terkait imunisasi meases rubella (MR). (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta, Komunitas Halal Corner pada Kamis (12/10) mendatangi Majelis Ulama Indonesia mengadu terkait program vaksin campak rubella (MR) dari pemerintah. Salah satu hal yang dibahas adalah adanya ancaman denda hingga Rp 700 miliar bagi warga yang menolak vaksin.

"Kami juga ingin menyampaikan bahwa ancaman berupa Rp 700 miliar itu saya ada buktinya. Itu ancamannya dari pihak nakes (tenaga kesehatan) dan ada dari pihak pemerintah daerah setempat bahwa jika tidak mengikuti vaksin," kata pendiri Halal Corner Aisyah Maharani di kantor MUI seperti dikutip dari detikNews, Kamis (12/10/2017).

Baca juga: Warga Diancam Bayar Rp 700 Miliar Jika Tolak Imunisasi Rubella

Dikonfirmasi secara terpisah Direktur Surveillance dan Karantina Kesehatan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan RI dr Elizabeth Jane Soepardi membantahnya. Menurut dr Jane tugas tenaga kesehatan hanya memberikan pelayanan dan tidak dapat mengancam.

"Itu hoax, emangnya tenaga kesehatan orang hukum," kata dr Jane.

"Nakes itu hanya melakukan pelayanan tidak bisa mengancam. Hoax," lanjutnya.

Dalam pertemuan dengan MUI Aisyah sendiri menunjukkan bukti apa yang tampak seperti surat perjanjian. Dalam surat tersebut ditulis bahwa warga yang bersangkutan bersedia menanggung kerugian negara Rp 700 miliar bila ada kejadian luar biasa dengan penyakit campak dan rubella.

Bukti dugaan surat ancaman penolakan vaksin oleh tenaga kesehatan.Foto: Warga tunjukkan bukti ancaman Rp 700 miliar (Faiq-detikcom)


Ada kolom tersedia untuk ditandatangani oleh pihak sekolah, warga, dan tenaga kesehatan.

Baca juga: MUI Sebut Vaksin MR Tidak Halal, Ini Tanggapan Kemenkes

(fds/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit