detikhealth

Ini Rahasia Lansia di Sulut Tetap Sehat dan Produktif di Usia Senja

Widiya Wiyanti - detikHealth
Minggu, 22/10/2017 18:17 WIB
Ini Rahasia Lansia di Sulut Tetap Sehat dan Produktif di Usia SenjaSambung Nyawa, salah satu tanaman obat keluarga yang ditanam warga Desa Pinilih (Foto: Widiya Wiyanti)
Minahasa Utara, Lansia biasanya dianggap tidak produktif. Bahkan di perkotaan besar seperti di Jakarta mereka harus tinggal di panti jompo. Namun beda halnya dengan lansia yang tinggal di Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mereka tetap sehat dan produktif di usia senja.

Ditemui di desanya, mereka berbagi rahasia kepada detikHealth. Para lansia ini mengaku bahwa kerap mengonsumsi Tanaman Obat Keluarga atau TOGA. Mereka menanamnya di halaman rumah dan sering dijadikan objek perlombaan nasional.

"Ini inisiatif sendiri, dari orang tua kasih turun-temurun. Pernah hilang (budaya menananm TOGA), tapi ada anjuran dari puskesmas untuk tanam ini tanaman," ujar salah satu lansia yang juga menjadi kader, Yeti Worotikan.

Baca juga: Di Sulut Ada Posyandu Cerdas, Seperti Apa Ya?

Menurut Yeti, ini lah rahasia yang membuatnya dan lansia lain tetap sehat dan bugar, serta tetap memiliki kegiatan saat usianya tidak lagi muda.

"Perbandingannya, sebelum menanam obat selalu sakit ke puskesmas minum obat. Kalau sekarang ke puskesmas tetap periksa, tapi minum dari tanaman ini," jelasnya.

Yeti pun memberi contoh tanaman obat yang sering ia konsumsi. Ia menunjukkan tanaman yang diberi nama 'Daun Afrika', khasiatnya adalah untuk menjaga staminda dan daya tahan tubuh, serta untuk mengobati asam urat.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Sulawesi Utara, dr Lidya Tulus juga mengatakan bahwa penanaman obat keluarga ini memiliki manfaat cukup besar untuk kesehatan masyarakat.

"Ini mengurangi ketergantungan dengan obat kimia yang tidak diresepkan dengan benar. Masyarakat juga bisa mengurangi pengeluaran sebenarnya dengan tidak membeli obat-obatan yang mahal, tapi menggunakan obat tradisional ini," ungkapnya.

Baca juga: Kemenkes Dorong Peningkatan Kualitas Kesehatan di Sulawesi Utara

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit