detikhealth

Susah Bangun Pagi? Hati-hati, Itu Salah Satu Gejala Depresi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 03/11/2017 09:00 WIB
Susah Bangun Pagi? Hati-hati, Itu Salah Satu Gejala DepresiSusah bangun tidur bisa jadi gejala depresi/Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Tidak pernah begadang, tetapi selalu susah beranjak dari tempat tidur di pagi hari? Hati-hati, bisa jadi itu gejala depresi yang tidak disadarai.

Para ilmuwan menyebutnya atypical depression. Jenis depresi ini sering tidak disadari karena tidak disertai gejala-gejala klasik seperti tidak enak makan dan gelisah hingga susah tidur. Sebaliknya, justru menjadi lebih banyak tidur dan lebih banyak makan.

Pada jenis depresi ini, mood atau suasana hati tidak selalu murung. Ketika ada kabar menggembirakan, seketika mood bisa membaik. Namun di pagi hari, seseorang jadi sulit menemukan semangat untuk mulai beraktivitas.

Baca juga: 8 Trik Bangun Lebih Pagi, Bisa Kamu Tiru!

Secara umum, depresi memang tidak selalu mudah untuk diidentifikasi. Bahkan dampaknya pada suasana hati, kadang muncul belakangan setelah gejala fisik lebih dulu menampakkan diri.

"Banyak orang yang datang ke dokter mengeluhkan masalah tidur, atau sakit kepala, tidak menyadari itu adalah gangguan suasana hati karena mereka tidak mengalami mood yang buruk," kata Michelle B Riba dari University of Michigan Comprehensive Depression Center, dikutip dari health.com.

Seperti depresi pada umumnya, atypical depression juga bisa diatasi dengan terapi maupun pengobatan. Dan tentunya, itu bukan satu-satunya penyebab seseorang susah bangun pagi. Penyebab lainnya antara lain masalah tiroid, anemia, kelelahan atau mungkin semata-mata sedang malas saja.

Baca juga: Susah Bangun Pagi? Coba 5 Trik Ini

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit