detikhealth

Sering Dimusuhi, Stres Ternyata Punya Sisi Baik

Erika Kurnia - detikHealth
Kamis, 09/11/2017 16:02 WIB
Sering Dimusuhi, Stres Ternyata Punya Sisi BaikSedikit stres tidak akan berbahaya, justru panjang umur. Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Sementara banyak penelitian mengungkapkan dampak negatif stres pada kesehatan manusia, sebuah penelitian terbaru menunjukkan sisi baik stres. Studi tersebut menemukan, sedikit stres baik untuk sel tubuh kita karena meningkatkan ketahanan, mencegah penuaan, serta menunda risiko penyakit.

Banyak studi sebelumnya menemukan kaitan antara stres atau tekanan mental terhadap penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan penyakit degeneratif lainnya. Namun, temuan baru ini membantu peneliti memahami mekanisme molekuler di mitokandria yang mendorong penuaan dan risiko terhadap penyakit degeneratif.

"Selama ini dipahami bahwa stres berkepanjangan dapat merusak sel. Namun kami menemukan bahwa ketika stres menekan mitokondria, sinyal stres tersebut ditafsirkan sebagai strategi bertahan. Ini membuat hewan benar-benar tahan stres dan menggandakan umur mereka," kata Richard I. Morimoto, peneliti dari Universitas Northwestern.

Baca juga: Stres yang Positif Bikin Orang Makin Kreatif

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cell Report ini, tim penelitian tersebut menyaring cacing gelang transparan C. elegans sekitar 22.000 gen. Mereka menemukan bahwa sinyal dari mitokondria yang mengalami stres ringan mencegah kegagalan proteostasis, yang hadir seiring bertambahnya usia.

C.elegans memiliki lingkungan biokimia dan sifat seluler yang serupa dengan manusia. Temuan dalam cacing gelembung transparan mungkin berimplikasi pada manusia dan kualitas hidupnya. Ini pada gilirannya akan menekan akumulasi protein yang bisa rusak akibat penyakit degeneratif, seperti penyakit Alzheimer, Huntington, Parkinson, dan amyotrophic lateral sclerosis (ALS).

"Tujuan dari studi ini bukan untuk menemukan cara memperpanjang hidup orang, tapi lebih untuk meningkatkan kesehatan pada tingkat seluler dan molekuler, sehingga rentang kesehatan seseorang sesuai dengan umur mereka," pungkas Morimoto, seperti dikutip dari Zeenews, Kamis (9/11/2017).

Baca juga: Eustress, Ketika Stres Justru Memberi Efek Positif untuk Psikis

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit