detikhealth

Selain Penembakan dr Letty, Ini Deretan Kasus Pembunuhan Akibat 'Bisikan'

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jumat, 10/11/2017 11:38 WIB
Selain Penembakan dr Letty, Ini Deretan Kasus Pembunuhan Akibat BisikanBeberapa kasus pembunuhan yang dikarenakan adanya 'bisikan'. Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta, Kasus kekejaman dr Ryan Helmi yang menembak istrinya, dr Letty, seorang dokter di sebuah klinik di Jakarta Timur hingga nyawanya melayang menarik perhatian banyak pihak.

Menurut keterangan polisi, pelaku mengaku melakukan penembakan itu dikarenakan adanya suatu 'bisikan'.

"Sementara ini yang bersangkutan mengaku ada bisikan untuk membunuh istrinya," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, Kamis (9/11/2017) seperti dikutip dari detikNews.

Seseorang yang melakukan kejahatan karena adanya 'bisikan' selalu dikaitkan dengan adanya gangguan kejiwaan. Salah satu penyakit kejiwaan yang salah satu tandanya ada 'bisikan' adalah skizofrenia.

Selain kasus penembakan dr Letty, detikHealth merangkum beberapa kasus pembunuhan lainnya yang disebabkan adanya 'bisikan'.

1. Kasus AS bunuh ibu dan istri

Seorang pria berinisial AS dari Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon tega membunuh ibu dan istrinya pada Sabtu (2/9/2017) lalu. Perilaku kejamnya ini dilatarbelakangi adanya 'bisikan halus' yang didengar pelaku.

"Beberapa hari sebelum membunuh, pelaku ini sering mengucapkan mantra. Katanya mendapatkan bisikan halus untuk menumpahkan darah," kata Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Reza Arifian dikutip dari detikNews.

Selain ibu dan istrinya, kedua anakny pun menjadi korban tidak keji pelaku. Keduanya mengalami luka yang cukup serius.

Baca juga: Bunuh Ibu dan Istri, AS Mengaku Dengar Bisikan Halus

2. Kasus Brigadir Petrus yang mutilasi anaknya

Kasus yang terjadi di Polres Kalimantan Barat ini menyita perhatian banyak pihak. Pasalnya, seorang anggota polisi di Sat Intelkam Polres Melawi ini memutilasi kedua anaknya.

Petrus mengaku melakukan tindakan tersebut karena adanya 'bisikan'. Ia diduga mengidap gangguan kejiwaan yaitu skizofrenia.

Baca juga: Diduga Idap Schizophrenia, Polisi di Kalbar Mutilasi Dua Anaknya Sendiri

3. Kasus kakak dan adik bunuh tetangganya

Ada lagi, kakak dan adik di Dusun Macinna, Desa Bulumpare, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dengan kejam membunuh tetangganya sendiri.

Tak tanggung-tanggung, mereka membantai dua korban tewas dan empat lainnya luka-luka. Mereka mengaku melakukan hal tersebut karena mendapatkan 'bisikan' gaib.

Baca juga: Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Kakak dan Adik di Bone Bunuh Tetangga

4. Kasus MR yang bunuh adik sendiri

Tersangka berinisial MR mengaku mendapatkan suatu 'bisikan' yang diakuinya berasal dari jin untuk menghabisi nyawa adiknya, Mariska Putri pada 7 Juni 2015 lalu.

"Pada saat itu, pengakuan tersangka, dia mengaku tiba-tiba mendapat bisikan jin 'ini saatnya...ini saatnya. Kamu bunuh adikmu sekarang, kalau tidak kamu dan keluargamu akan mati'," kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKBP Sutarmo, dikutip dari detikNews.

Baca juga: Bunuh Adik, MR Mengaku Mendapat Bisikan Jin

5. Kasus Sukimin bunuh sepupunya

Pria asal di Pekanbaru tega menghilangkan nyawa sepupunya sendiri. Dengan keji ia menebas kepala dan tangan korban dengan menggunakan parang.

"Tersangka mengaku melakukan pembunuhan karena ada bisikan setan," kata Kapolsek Rumbai AKP Franky Tambunan, dikutip dari detikNews.

Baca juga: Tersangka Tega Bunuh Nia Daniati karena Mendapat Bisikan(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit