detikhealth

Risiko Penyalahgunaan Benzo, Obat yang Dikonsumsi Pelaku Penembakan dr Letty

Erika Kurnia - detikHealth
Jumat, 10/11/2017 11:45 WIB
Risiko Penyalahgunaan Benzo, Obat yang Dikonsumsi Pelaku Penembakan dr LettyPemeriksaan urin dokter pelaku penembakan istri tunjukkan kandungan benzo. Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta, dr Helmi, pelaku penembakan dr Letty kedapatan positif mengonsumsi benzodiazepine dalam tes urine. Obat yang biasa disingkat benzo ini memiliki beberapa risiko terburuk jika tidak tepat digunakan.

Perlu diketahui, benzodiazepine adalah obat psikoaktif yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala gangguan psikologi seperti gangguan kecemasan dan insomnia. Dilansir dari WebMD, penggunaan benzodiazepine yang disalahgunakan dalam waktu lama dan jumlah berlebih bisa memicu risiko terburuk sebagai berikut:

Baca juga: Suami Penembak dr Letty Pakai Obat Penenang, Urinenya Positif Benzo

1. Impotensi
Risiko ini tentu buruk bagi pria yang sudah menikah. Penelitian oleh New England Research Institutes, di Massachusetts, pernah melakukan survei terhadap 2.301 pria dengan menganalisis obat-obatan resep yang mereka gunakan dan fungsi seksual mereka.

Responden yang mengonsumsi tranquillisers atau obat penenang benzodiazepines; seperti Valium, Xanax, Klonopin dan Ativan; diketahui berisiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami disfungsi ereksi. Hampir separuh responden yang mengonsumsi benzodiazepine sebulan belakangan juga kerap mengalami impotensi.

Baca juga: Mungkinkah Percekcokan Rumah Tangga Bikin Seseorang Halusinasi?

2. Ketergantungan
Benzodiazepine juga termasuk obat yang mudah menyebabkan ketergantungan. Penyalahgunaan dalam jangka panjang membuat batas toleransi efek penggunaan obat semakin lama semakin meningkat.

3. Gangguan kejiwaan
Penyalahgunaan benzodiazepine kronis dalam jangka panjang bisa menimbulkan gangguan pada sistem saraf, yang memicu terjadinya masalah kejiwaan. Hal ini contohnya gangguan makan atau anoreksia. Penelitian lain juga membuktikan bahwa penyalahgunaan benzodiazepine dalam jangka panjang dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala, hingga lemah otot kronis.

4. Kematian
Jika penggunaan benzodiazepine telah melewati batas wajar atau overdosis, risiko koma hingga kematian dapat terjadi. Hal ini terutama pada penggunaan benzodiazepine yang dibarengi dengan konsumsi alkohol.

Baca juga: Penyalahgunaan Obat Penenang Benzodiazepine Paling Rentan Dilakukan Remaja(up/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit