detikhealth

Mulai Tahun 2018, Vatikan Melarang Penuh Penjualan Rokok

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 10/11/2017 13:45 WIB
Mulai Tahun 2018, Vatikan Melarang Penuh Penjualan RokokVatikan bertekad untuk melarang penjualan rokok demi kesehatan. (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Sudah bukan rahasia lagi bahwa rokok adalah barang yang membahayakan untuk kesehatan. Sudah banyak negara melakukan upaya untuk membatasi konsumsi rokok tidak terkecuali Negara Kota Vatikan.

Juru bicara Greg Burke mengatakan bahwa mulai tahun 2018 rokok sama sekali tidak akan dijual lagi di Vatikan. Langkah tersebut dilakukan atas dasar kesehatan, mengutip laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut bahwa rokok menyebabkan 7 juta kematian per tahunnya.

Baca juga: Cegah Paparan Asap Rokok, Wanita Ini Gagas 'Kampung Tanpa Rokok'

"Motifnya sederhana: Tahta Suci tidak bisa kooperatif membiarkan praktik yang jelas membahayakan kesehatan orang-orang," ujar Greg dikutip dari Reuters, Jumat (10/11/2017).

Selama ini rokok dijual dengan harga murah kepada para pegawai dan pensiunan Vatikan karena bebas pajak. Setiap tahun diperkirakan Vatikan bisa memperoleh keuntungan jutaan euro dari penjualan rokok tersebut.

Namun menurut Greg berapapun besar keuntungannya tidak akan bisa jadi bahan justifikasi bila nyawa orang jadi taruhan.

"Langkah ini memang jadi sedikit pengorbanan untuk Tahta Suci karena rokok merupakan sumber keuntungan, tapi jelas lebih penting untuk melakukan hal yang benar," lanjut Greg.

Menurut koresponden BBC para staf di dalam Vatikan sering diminta oleh kerabat dari luar untuk membeli rokok dengan harganya yang murah. Setiap staf dengan akses spesial dijatah dapat membeli sampai 5 karton rokok setiap bulan.

Baca juga: Lindungi Warganya, Eropa Perketat Peraturan Tentang Rokok(fds/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit