detikhealth

Begini Cara Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Niken Widya Yunita - detikHealth
Selasa, 14/11/2017 20:50 WIB
 Begini Cara Tingkatkan Derajat Kesehatan MasyarakatFoto: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan ASN Pemprov Jabar (Dok. Pemprov Jabar)
Jakarta, Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 agar tak hanya jadi seremonial belaka. Namun momen untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan kepada masyarakat.

Karena itu HKN memiliki daya jungkit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Barat.

Dalam keterangan tertulis dari Pemprov Jabar, Selasa (14/11/2017), Aher mengatakan itu saat melaksanakan upacara dalam rangka HKN ke-53 Tingkat Provinsi Jawa Barat, di halaman depan Gedung Sate Bandung, Senin (13/11/2017). Upacara dilakukan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Aher mengungkapkan, keberhasilan suatu pembangunan salah satunya terlihat dari masyarakatnya yang sehat. Sehat adalah aset yang paling berharga, ketika seorang memiliki kesehatan yang prima, maka akan mampu menghadirkan produktivitas.

"Karena itulah kita ingin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Aher.

Aher menambahkan, semangat HKN bukan hanya semangat 'mengobati penyakit'. Namun lebih kepada semangat meningkatkan bahkan mempertahankan derajat kesehatan.

"Cara mempertahankan kesehatan di antaranya dapat dilakukan melalui upaya-upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Masyarakat perlu berperilaku hidup bersih, sehat, dan selalu berupaya mencegah hadirnya penyakit," tutur Aher.

Pada HKN ke-53 tahun ini, tema yang diangkat yakni 'Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku'. Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga.

"Keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat," ujarnya.

Aher menuturkan, keluarga merupakan komponen terpenting dalam upaya pencegahan penyakit melalui upaya promotif maupun preventif.

Perilaku keluarga, katanya, memiliki dampak yang besar dalam pembentukan perilaku individu. Keluarga merupakan pengalaman pertama bagi setiap individu. Sehingga pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan seseorang untuk tumbuh dan berkembang.

Untuk itu, perlu terus diupayakan membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat, dengan menyasar lingkungan keluarga.

"Program lain yang kita dorong berdasarkan instruksi Menteri Kesehatan adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dengan Germas, kita mengajak kerja sama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat," imbuh Dia.

Pada acara ini, Aher menyerahkan penghargaan kepada insan kesehatan yang telah berupaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang bersih dan sehat.

Pada kategori bupati atau wali kota yang berhasil mewujudkan desa 'Open Defecatin Free' (ODF) atau stop buang air besar sembarangan terbanyak di Jawa Barat. Penghargaan diberikan kepada Bupati Subang Imas Aryumningsih, Bupati Sumedang Eka Setiawan, dan Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih.

Sementara pada tahun ini diberikan penghargaan kepada Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat 2017. Penghargan diterima di antaranya oleh dokter Elis Sopiandi dari Kabupaten Sukabumi, perawat Nimas Pratiwi Dewi Yani dari kota Cimahi, Bidan Aan Herlina dari Kabupaten Cianjur, tenaga kesehatan lingkungan Robby Senda dari Kota Banjar, tenaga kesehatan masyarakat Amilia dari Kabupaten Garut, tenaga gizi Jumiatul Aini dari Kabupaten Bandung, dan tenaga kefarmasian Anis Pribadi Kurnaeni dari Kabupaten Bandung.

Untuk Kategori Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama (FKTP) Berprestasi diberikan kepada, Klinik Harapan Sehat Kabupaten Cianjur, Puskesmas Naringgul Kabupaten Cianjur, Puskesmas Cibatu Kabupaten Garut, dan Puskesmas Sukabumi Kota Sukabumi.

Selanjutnya pada kegiatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini dalam rangka mewujudkan 'Universal Health Coverage' (UHC) di Jawa Barat. Adapun saat ini Kota Cirebon menyandang peringkat pertama di Jawa Barat dalam mewujudkan UHC ini.

Adapun 'Universal Health Coverage', merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan semua orang menerima pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan.




(nwy/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit