detikhealth

Artikel 18+

Mr P Bengkok Alami atau Ada Penyakit, Begini Membedakannya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 17/11/2017 10:20 WIB
Mr P Bengkok Alami atau Ada Penyakit, Begini MembedakannyaFoto: thinkstock
Jakarta, Pada dasarnya penis akan cenderung membengkok secara alami seiring pertambahan usia. Namun ini juga bisa berarti penyakit serius berjuluk Peyronie. Lantas bagaimana membedakannya?

Menurut Dr Matthew Mintz, ahli penyakit dalam dari Maryland, AS, pembengkokan pada penis merupakan hal yang wajar-wajar saja. Penyebabnya terletak pada dua 'tabung' di dalam kelenjar penis yang akan terisi darah dan memicu ereksi. Namanya 'corpora cavernosa'.

Nah, setiap pria memiliki ukuran 'tabung' yang berbeda-beda. Selain itu, semakin tua usia yang bersangkutan, kulit di permukaan Mr P akan semakin kendur, sehingga batang penisnya akan semakin membengkok.

"Ketika usianya bertambah, kulit di sekujur tubuh akan menghasilkan lebih sedikit kolagen, sehingga kulit menjadi rapuh dan membuat penis semakin melengkung," jelasnya seperti dilaporkan lifehacker.

Namun lain ceritanya jika penis melengkung karena penyakit Peyronie. Penyakit ini belakangan menambah kekhawatiran para pria karena dikaitkan dengan risiko sejumlah kanker.

Baca juga: Pria dengan Mr P Bengkok Rentan Disfungsi Ereksi, Benar atau Tidak?

Lantas bagaimana membedakan keduanya? Dipaparkan Mintz, Peyronie terjadi karena adanya plak yang membebani salah satu sisi penis sehingga kemudian mengakibatkan Mr P melengkung.

Penyebabnya beragam, bisa karena cedera saat bercinta, cedera akibat melakukan aktivitas fisik, ataupun kecelakaan, tetapi ini bisa juga muncul tanpa disadari. Tanda-tandanya antara lain berupa benjolan yang bisa teraba.

Kedua, Mr P terasa sakit saat penetrasi dan mengakibatkan disfungsi ereksi atau penis sulit 'berdiri'. Biasanya ini pertanda Peyronie yang dialami yang bersangkutan sudah memburuk.

Mayo Clinic menyebutkan sejumlah pertanda yang bisa mengindikasikan terjadinya penyakit Peyronie bisa dilihat dari tingkat kelengkungan penis. Penis bisa melengkung ke atas, ke bawah atau ke samping tetapi lengkungannya terlihat menonjol dan tak biasa.

Selain itu, pengidap Peyronie biasanya juga mengalami pemendekan alat vital akibat penyakit ini.

Untungnya kondisi ini masih dapat diobati, baik dengan obat oral maupun operasi, tergantung pada tingkat keparahan kondisinya.

Baca juga: Hati-hati, Terlalu 'Tertekan' Saat Bercinta Bisa Bikin Mr P Bengkok (lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close