detikhealth

4 Gejala Khas Narkolepsi yang Harus Kamu Ketahui

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 22/11/2017 11:35 WIB
4 Gejala Khas Narkolepsi yang Harus Kamu KetahuiTidak semua seseorang tiba-tiba tidur berarti mengalami narkolepsi. Pakar mengatakan ada gejala khas yang harus muncul sebelum didiagnosis narkolepsi. Foto: Getty Images
Jakarta, Setya Novanto selalu tertidur saat menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut dikatakan oleh pengacara Novanto, Fredrich Yunadi.

"Iya selalu tidur terus, selalu tidur melulu. Waktu menunggu pemeriksaan, tidur. Waktu ditanya penyidik, juga tidur," ungkap Fredrich di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/11) kemarin.

Baca juga: Tidur Terus Saat Diajak Bicara, Gejala Narkolepsi?

Penyakit selalu tiba-tiba tertidur di dunia medis disebut narkolepsi. Untuk mengetahui apakah Setya Novanto mengalami narkolepsi atau tidak, tentunya harus dilakukan pemeriksaan secara mendalam terlebih dahulu oleh dokter.

Namun secara umum, situs WebMD menyebut ada 4 gejala khas yang dialami oleh pasien narkolepsi. Gejala khas pertama dan paling mudah terlihat adalah kantuk yang amat berat dan sering, umumnya terjadi di siang hari.

Hal ini disebut sebagai excessive daytime sleepiness (EDS). Pengidap narkolepsi akan tetap merasakan kantung yang amat sangat di siang hari, meskipun saat malam kebutuhan tidurnya tercukupi.

Gejala kedua adalah katapleksis atau pelemahan otot tubuh. Pelemahan otot tubuh ini terjadi secara tiba-tiba dan membuat pengidap narkolepsi merasa lemas dan kehilangan kontrol terhadap tubuhnya.

Katapleksis yang terjadi dapat menyebabkan kesulitan bicara, lemas mendadak, hingga tidak bisa melakukan apapun. Kondisi ini biasanya dipicu oleh emosi yang berat seperti perasaan kaget, tertawa atau marah.

Gejala ketiga adalah halusinasi. Halusinasi yang dialami pasien narkolepsi biasanya bersifat visual dan terasa nyata serta menakutkan.

Terakhir, pasien narkolepsi biasanya mengalami sleep paralysis atau di Indonesia dikenal sebagai ketindihan. Hal ini membuat kacaunya gelombang otak sehingga pasien merasa sadar padahal sedang bermimpi.

Baca juga: Kisah Novanto yang Tidur Saat Diperiksa dan Saran KPK untuk Terbuka

(mrs/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close