detikhealth

Wanita Ini Ceritakan Bagaimana Rasanya Hidup dengan Narkolepsi

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 22/11/2017 14:35 WIB
Wanita Ini Ceritakan Bagaimana Rasanya Hidup dengan NarkolepsiSarah saat mengalami narkolepsi. Foto: Sarah Elizabeth Youtube
Jakarta, Sarah Elizabeth, wanita asal Amerika Serikat, didiagnosis mengidap narkolepsi saat berusia 22 tahun. Lewat serangkaian video di Youtube, ia menceritakan bagaimana rasanya hidup dengan narkolepsi.

Mengidap narkolepsi mungkin terlihat lucu bagi sebagian orang. Padahal narkolepsi adalah penyakit serius. Karena alasan itulah iapun mengunggah bagaimana kehidupannya bisa sangat terganggu ketika narkolepsi menyerang.

Baca juga: Tidur Terus Saat Diajak Bicara, Gejala Narkolepsi?

"Orang-orang mungkin tertawa ketika aku bercerita soal penyakitku, dan mereka berharap bisa melihatku tiba-tiba jatuh dan tertidur," ungkap Sarah videonya di akun Sleepy Sarah Elizabeth.

Salah satu video yang paling banyak ditonton adalah ketika Sarah mencoba mempraktikkan gerakan tarian tradisional Jepang. Ia merekam dirinya sedang latihan menari untuk kemudian digunakan sebagai model latihan.

Di video lainnya terlihat Sarah tertidur saat sedang menulis.Di video lainnya terlihat Sarah tertidur saat sedang menulis. Foto: Sarah Elizabeth


Dalam video tersebut terlihat bagaimana Sarah yang nampak segar tiba-tiba mengalami katapleksis (pelemasan otot) dan terjatuh. Beberapa detik kemudian, Sarah nampak tertuntuk dan tertidur.

Dalam video berdurasi 4 menit ini, terlihat beberapa kali Sarah berusaha melawan rasa kantuk yang datang. Ketika katapleksis muncul, ia pun beristirahat sejenak.

"Aku tanpa sengaja merekam bagaimana serangan narkolepsi memengaruhi kehidupanku. Sama seperti kejang-kejang pada pasien epilepsi, serangan tidur karena narkolepsi bisa datang mendadak dan aku tak bisa mencegahnya," ungkap Sarah lagi.

Baca juga: Kena Penyakit Langka, Orang-orang Ini Tidur Terus Seperti Setya Novanto

Saat ini Sarah mengaku sudah menjalani pengobatan dan jumlah serangan tidurnya sudah cukup berkurang. Namun katapleksis masih datang terutama ketika dirinya mengalami sesuatu yang emosional.

"Narkolepsi bukan penyakit yang lucu, dan aku berusaha keras untuk bisa menjalani kehidupanku dengan nyaman. Lewat video ini, aku harap orang-orang bisa melihat bagaimana rasanya mengalami narkolepsi," ujarnya.




(mrs/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close