detikhealth

Tidur Terus Seperti Setya Novanto Belum Tentu Narkolepsi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Rabu, 22/11/2017 17:05 WIB
Tidur Terus Seperti Setya Novanto Belum Tentu NarkolepsiTertidur terus bukan berarti dia narkolepsi. Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta, Fedrich Yunadi, pengacara dari Ketua DPR Setya Novanto menuturkan bahwa kliennya kesulitan untuk menjalani pemeriksaan karena terus menerus tertidur. Alhasil, pemeriksaan pun akhirnya ditangguhkan.

"Lha kalau sekarang dia tidak mampu, tidak bisa konsentrasi. Masih tiap ngomong 2 menit ketiduran, lah terus bagaimana? Apa yang mau dibicarakan? Tanya juga, hah? Mikir, begitu kan. Kan kita tidak bisa memaksakan," ucap Fredrich di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017) kemarin.

Beberapa orang menjadi beranggapan bahwa Setya Novanto yang tertidur selama menjalani pemeriksaan dikarenakan narkolepsi. Padahal, tidak semudah itu untuk mendiagnosis penyakit tersebut hanya melihat dari satu gejala yang ada.

Dijelaskan oleh Praktisi Kesehatan Tidur, dr Andreas Prasadja, RPSGT, kepada detikHealth, narkolepsi adalah salah satu penyakit tidur hipersomnia yang membuat seseorang memiliki waktu tertidur lebih lama. Hal ini bisa dipicu oleh banyak hal misalnya dari stres atau obat-obatan.

Baca juga: Tidur Terus Saat Diajak Bicara, Gejala Narkolepsi?

Gejala yang muncul dari penyakit ini satunya adalah rasa mengantuk yang tidak dapat tertahankan. "Satu jam tidur, aktivitas lagi, segar lagi, tiba-tiba lemas lagi," ujar dr Ade memberikan gambaran.

Selain itu, muncul juga gejala seperti sleep paralysis atau yang sering disebut dengan ketindihan. Pasien yang memiliki narkolepsi akan kerap mengalami kelemahan pada otot yang bisa menyerang kapan saja.

Untuk sampai memutuskan hingga ke tahap diagnosis narkolepsi, perlu adanya serangkaian tes yang dilakukan, seperti di antaranya pasien akan dipantau selama tidur semalaman dengan dipasangkan alat. Rekam tidur siang beberapa kali pun harus dijalani oleh pasien yang dicurigai mengidap narkolepsi.

"Harus diperiksa dulu dan bukan sembarangan. Jadi, tidak semua yang ngantukan itu narkolepsi," pungkasnya.

Baca juga: Kisah Novanto yang Tidur Saat Diperiksa dan Saran KPK untuk Terbuka

(ask/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close