detikhealth

Terungkap, Ada 17 Penanda Genetik yang Bisa Meramalkan Umur Panjang

Hanna Pratiwi - detikHealth
Selasa, 12/12/2017 09:06 WIB
Terungkap, Ada 17 Penanda Genetik yang Bisa Meramalkan Umur PanjangPeneliti menemukan 17 penanda genetik yang bisa meramalkan usia seseorang. Foto: Thinkstock
Jakarta, Baru-baru ini, para ilmuwan mengenali 17 penanda genetik baru yang terkait dengan jangka hidup yang lebih lama. Gen yang terkait dengan peradangan dan autoimun ditemukan lebih mendominasi. Sehingga dapat memungkinkan perawatan anti inflamasi akan membantu dalam memperpanjang hidup suatu hari.

Periset telah mengidentifikasinya dengan meningkatkan jumlah mereka dari 8 menjadi 25. Hasilnya, yang diterbitkan dalam journal Aging NY mengkonfirmasi bahwa banyak varian genetik digabungkan untuk memengaruhi umur manusia.

Dengan penelitian baru ini, jumlah gen yang kita ketahui dapat memengaruhi rentang umur berpotensi menghadirkan pengobatan baru.

"Kami telah mengidentifikasi cara baru yang berkontribusi terhadap kelangsungan hidup, serta mengonfirmasi ke yang lain. Sasaran ini, termasuk jalur inflamasi dan kardiovaskular, menawarkan target yang berpotensi dimodifikasi untuk mengurangi risiko kematian dini dan memperbaiki kesehatan," kata Luke Pilling dari University of Exeter Medical School di Inggris, seperti yang dikutip dari Indian Express.

Baca juga: Studi Sebut Usaha Manusia untuk Bertahan Hidup Sudah Melampaui Batas

Penelitian ini dilakukan orang yang meninggal di usia tua sebanyak 389.166 sukarelawan. Walau berapa lama kita hidup ditentukan oleh berbagai faktor, termasuk gaya hidup dan seberapa baik kita mencegah munculnya faktor penyakit. Namun, genetika dan riwayat keluarga juga berperan cukup besar.

Para peneliti mempelajari sampel DNA dari relawan yang membawa genetika orang tua kandung mereka. Peneliti juga menemukan bahwa gen yang terlibat dalam penuaan memainkan peran penting dalam menentukan panjangnya umur seseorang.

"Studi ini membantu adanya jalan menuju pengobatan baru, namun peran gen yang kuat dapat memengaruhi risiko penyakit jantung yang akan mengingatkan kembali pada pentingnya mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol selama masa hidup," kata peneliti David Melzer, Profesor di University of Exeter Medical School.

"Tentu saja, mengadopsi gaya hidup sehat itu penting, dan mungkin bisa mengatasi efek negatif sebagian besar gen yang ditemukan sejauh ini," imbuh Melzer.

Baca juga: Tips Tangkal Penyakit di Cuaca Ekstrem Ala Pedangdut Liza Natalia(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close