detikhealth

Artikel 18+

Ini Masalah yang Kerap Ditemui Pasutri Saat Pertama Kali Bercinta

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jumat, 05/01/2018 09:35 WIB
Ini Masalah yang Kerap Ditemui Pasutri Saat Pertama Kali BercintaBagi pasutri baru mungkin seks merupakan hal yang menyenangkan. Tapi tak selalu demikian. Berikut masalah yang kerap ditemui pasutri saat pertama kali bercinta. Foto: Thinkstock
Jakarta, Mungkin bagi sebagian pasutri baru, berhubungan seks merupakan hal yang menyenangkan. Tapi kenyataannya tidak selalu demikian. Masalah yang terjadi di atas ranjang, apalagi baru pertama kali melakukan hubungan seks belum tentu dapat diselesaikan dengan komunikasi atau bantuan alat tertentu. Nah, kira-kira apa sih permasalahan yang kerap ditemui pasutri saat berhubungan seks pertama kali?

"Biasanya sih, karena kan itu sesuatu yang baru jadi ada rasa ragu-ragu. Karena kan belum mengalami proses," kata pakar kesehatan seksual, dr Andri Wanananda MS kepada detikHealth.

Menurut dr Andri, melakukan hubungan suami istri merupakan suatu proses belajar. Diumpamakan seperti orang yang sedang belajar naik sepeda. Maka ketika hendak berhubungan seks, sebaiknya bersabar jangan terburu-buru penetrasi.

"Seperti orang naik sepeda saja, bagaimana ya naik sepeda. Proses belajar kan itu. Jadi ada ragu-ragu, maka jangan langsung menganggap malam pertama itu mesti hubungan penetrasi," tegas dr Andri.

Baca juga: 6 Fakta tentang Hubungan Seks yang Jarang Diketahui

Nah, supaya hubungan seks tersebut optimal. Suami maupun istri perlu merangsang dan membangkitkan birahi dengan cara meraba pada beberapa bagian tubuh yang disukai. Sehingga, ketika sama-sama terangsang, penis akan mudah penetrasi ke liang vagina.

"Jadi yang gampang dulu, saling raba, saling peluk, saling kissing. Nanti bisa merasakan kan jadi birahinya muncul. Bukan cuma itu, mungkin bisa ditambah dengan bacaan, nonton film," pungkas dr Andri.

"Makanya pengetahuan itu penting. Sekarang kan ada media sosial, melalui bacaan-bacaan. Mungkin bisa juga ikut workshop untuk pasangan," pungkasnya.

Baca juga: Berapa Lama Idealnya Pasutri Berhubungan Intim? Ini Kata Seksolog

(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit