detikhealth

Cihuy, Ilmuwan Singapura Kembangkan Koyo yang Bisa Bantu Bakar Lemak Tubuh

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 05/01/2018 12:32 WIB
Cihuy, Ilmuwan Singapura Kembangkan Koyo yang Bisa Bantu Bakar Lemak TubuhIlmuwan Singapura mengembangkan koyo yang bisa membantu mempercepat penurunan berat badan. (Foto: Istock)
Jakarta, Jangan salahkan libur panjang akhir tahun di balik bertambahnya berat badan Anda saat ini. Seharusnya ini bisa memotivasi Anda untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Selain mengubah pola makan dan menjadikan olahraga sebagai rutinitas, ilmuwan di Singapura mengklaim berhasil mengembangkan alat khusus yang kelak dapat membantu mencegah penambahan berat badan.

Inovasi berupa koyo ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Nanyang Technological University. Koyo ini diklaim mampu mencegah penambahan berat badan dengan mengubah lemak putih yang selama ini dikenal sebagai penyebab kegemukan menjadi lemak coklat (brown fat).

Lemak coklat diketahui memiliki kemampuan khusus untuk membakar dirinya menjadi sumber energi. Dengan bertambahnya lemak coklat dalam tubuh, diharapkan tubuh juga mampu membakar lebih banyak kalori yang masuk.

"Koyo ini diciptakan bagi mereka yang tidak bisa turun berat badannya hanya dengan pola makan sehat dan olahraga. Sedangkan biasanya mereka harus menggunakan pengobatan khusus untuk menurunkan berat badan maupun operasi yang kadangkala menimbulkan efek samping serius," tandas peneliti, Chenjie Xu.

Xu menambahkan, koyo ini terdiri atas ratusan microneedles yang mengandung dua jenis obat: 'beta-3 adrenergic receptor agonist' dan 'T3 triiodothyronine'. Perpaduan keduanya selama ini diketahui dapat mengubah lemak putih menjadi lemak coklat dalam studi-studi yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga: Benarkah Kelebihan Berat Badan Bisa Picu Kanker?

Koyo ini telah diujicobakan pada tikus yang sebelumnya dibuat gemuk dengan diberi makan makanan tinggi lemak. Kemudian koyo ini ditempelkan di permukaan kulit tikus-tikus tersebut selama 4 minggu.

Dalam percobaan ini terbukti koyo tersebut dapat mengurangi massa lemak dan mencegah penambahan berat badan pada tikus tersebut.

"Dari pengamatan kami, lemak-lemak yang ada di sekitar koyo mulai berubah menjadi lemak coklat dalam waktu 5 hari, yang kemudian membantu menambah energi yang dihasilkan si tikus dan mengurangi lemak di tubuhnya," terang Xu seperti dilaporkan Medical News Today.

Xu mengatakan, koyo hanya perlu ditempelkan di permukaan kulit selama dua menit dan jarum-jarum mini tadi akan merasuk ke dalam kulit. Saat itulah obat-obatan yang terkandung di dalamnya akan dilepaskan.

Ia juga memastikan, kedua obat yang dipakai akan lebih aman bila dikemas dalam bentuk koyo. Sebab saat 'beta-3 adrenergic receptor agonist' dan 'T3 triiodothyronine' diberikan secara oral, keduanya menimbulkan efek samping serius.

Kendati demikian, koyo ini juga bukan diciptakan untuk menggantikan olahraga dan makan sehat sebagai kunci utama mendapatkan berat badan yang ideal. Sifatnya hanya membantu proses pembakaran lemaknya saja.

Baca juga: 5 Kebiasaan di Malam Hari yang Bisa Picu Kenaikan Berat Badan(lll/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit