detikhealth

Infografis: Fakta MSG yang Munculkan Rasa Umami pada Masakan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sabtu, 13/01/2018 18:55 WIB
Infografis: Fakta MSG yang Munculkan Rasa Umami pada MasakanFoto: detikHealth
Jakarta, Generasi zaman sekarang sepertinya sangat menyukai micin sebagai bahan tambahan pangan (BTP) di banyak masakan, mulai dari bakso, nasi goreng atau soto. Maklum, micin memang berfungsi sebagai peningkat cita rasa dari suatu hidangan.

Akan tetapi, banyak yang belum tahu dari mana bahan tersebut berasal sehingga isu mengenai micin merebak terlalu luas mulai dari 'Chinese Restaurant Syndrome' (pusing setelah memakan masakan yang memakai micin), membuat otak lemot hingga menimbulkan kanker.

Dijelaskan oleh Prof Dr Ir Christofora Hanny Wijaya, MAgr, pada beberapa waktu yang lalu, Monosodium Glutamat (MSG) pertama kali ditemukan oleh Profesor Kikunae Ikeda dari University of Tokyo yang terinspirasi dari rasa rumput laut 'kombu' pada tahun 1908. Prof Kikunae Ikeda menyadari bahwa rasa yang ditawarkan berbeda dengan empat rasa yang sudah diketahui sebelumnya seperti rasa asin, manis, asam, atau pahit.

"Rasa ini kemudian disebut 'umami' yang berasal dari kata 'umai' yang artinya enak," jelas Prof Hanny.

Baca juga: Ragam Mitos MSG, dari Bikin Otak Lemot Sampai Berbahaya Bagi Kesehatan

MSG sendiri dibuat dari fermentasi molases (salah satunya dari gula tebu) dengan dicampurkan bakteri baik yang pada akhirnya menghasilkan kristal putih seperti garam.

Nah, bagi yang masih ragu-ragu atau merasa kurang bisa mengontrol asupan micinnya tidak lebih dari 6 gram per hari, mungkin Anda bisa menggunakan alternatif makanan yang juga mengandung asam amino glutamat di antaranya keju, tomat, jamur atau ikan.

Berikut ini adalah fakta-fakta seputar MSG:
Infografis: Fakta MSG yang Munculkan Rasa Umami pada MasakanFoto: detikHealth
(ask/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close