detikhealth

Kanker Tenggorokan Mengintai, Dokter Gigi Diminta Cek Riwayat Seks Oral

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 14/01/2018 07:15 WIB
Kanker Tenggorokan Mengintai, Dokter Gigi Diminta Cek Riwayat Seks OralDokter gigi diminta lebih sering bertanya soal kebiasaan seks oral pada pasangan suami istri. Loh buat apa? Foto: Getty Images
Jakarta, Pada sejumlah pasangan, seks oral adalah salah satu variasi yang sering dipilih. Namun kebiasaan ini jadi petunjuk adanya risiko kanker tenggorokan lho.

Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of the American Dental Association mengungkapkan, kebiasaan seks oral bisa jadi kunci penting dalam mencegah kanker orofaringeal (kanker pada tenggorokan, tonsil dan belakang lidah), khususnya yang disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus.

Faktanya, menurut studi yang sama, mayoritas dokter gigi hanya bertanya tentang kanker pada area mulut dan tenggorokan ini ketika gejalanya mulai terlihat seperti adanya benjolan di leher atau radang tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh.

Di sisi lain, sebagian besar pasien mengaku terhambat oleh sejumlah aspek seperti kurangnya privasi di ruang praktik dokter gigi atau rasa takut dan malu yang muncul ketika dokter gigi membahas isu sensitif seperti halnya kebiasaan seks oral.

"Padahal dokter gigi yang memberikan peringatan terkait gejala kanker mulut dan tenggorokan akibat HPV bisa jadi kunci utama dalam mencegah kanker ini. Namun masih diperlukan edukasi tambahan di kalangan dokter gigi sendiri," kata peneliti Ellen Daly, PhD seperti dilaporkan Men's Health.

Upaya ini dirasa penting mengingat di AS sendiri, jumlah kasus kanker tenggorokan yang disebabkan HPV terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebelum tahun 1990, hanya 21 persen kasus kanker tenggorokan yang dikaitkan dengan HPV.

Akan tetapi selepas tahun 2000, jumlah itu bertambah. Menurut analisis University of Wisconsin School of Medicine and Public Health, jumlahnya menjadi dua kasus untuk tiap tiga sampel yang diperiksa.

Baca juga: Agar Lebih Nyaman Melakukan Seks Oral, Jangan Lupa Lakukan 4 Hal Ini

Tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan penggunaan kondom dan dental dam dengan benar diyakini dapat melindungi atau mengurangi risiko penularan HPV yang kemudian dapat memicu kanker.

Terkait dengan penggunaan dental dam untuk mencegah kanker, Prof Dr Drg Hj Melanie S. Djamil, MBiomed, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti pernah mengutarakan bahwa ini bergantung pada daya tahan tubuh penggunanya. Jika sedang turun, ada luka sedikit saja di rongga mulut maka sulit sembuh.

"Termasuk penggunaan dental dam. Semuanya kembali lagi kepada baik atau tidaknya sistem kekebalan tubuh pemakai. Soalnya dental dam itu kan hanya dari luar saja. Harus diperhatikan kebersihan dan kesehatan pasangan," pesan Prof Melanie kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Untuk itu saat berencana melakukan seks oral, pasangan suami istri diminta untuk menerapkan pola hidup sehat, sehingga kekebalan tubuh tetap prima dan terhindar dari berbagai risiko infeksi yang disebabkan seks oral.

Baca juga: Cegah Infeksi Mulut Saat Seks Oral? Perkuat Imun, Tak Harus Pakai Dental Dam (lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close