detikhealth

Konsultasi Seksologi

Artikel 18+

Suami Mengalami Astheno Teratozoospermia, Bisakah Memiliki Anak?

Kamis, 08/02/2018 18:18 WIB
Suami Mengalami Astheno Teratozoospermia, Bisakah Memiliki Anak?Apakah suami yang mengalami Astheno Teratozoospermia memungkinkan untuk punya anak? Foto: ilustrasi/thinkstock
Selamat pagi. Salam sejahtera. Saya ingin tanya mengenai kesuburan pria. Saya sudah menikah selama 7 tahun, namun hingga saat ini kami masih belum dikaruniai seorang anak, meskipun kami telah berhubungan badan sesuai aturan. Namun setelah saya tes sperma, ternyata suami mengalami Astheno Teratozoospermia. Apakah dari gangguan itu, suami saya bisa membuahi sel telur pada janin saya, atau tidak bisa sama sekali? Mohon infonya, sekaligus obat menangani gangguan Astheno Teratozoospermia.

M (Wanita, 27 tahun)

Jawaban

Terjadinya kehamilan ditentukan oleh kualitas sel telur (Ovum) Anda dan kualitas sel jantan (Spermatozoa) suami Anda. Teratozoospermia, adalah gangguan morfologi (bentuk) sel jantan (Spermatozoa). Asthenozoospermia, adalah gangguan motilitas (geraknya) sel jantan (Spermatozoa). Kesimpulannya: suami mengalami gangguan morfologi dan motilitas.

Patut dipahami jumlah spermatozoa setiap 5 ml cairan sperma adalah 200 - 500 juta sel jantan. Jumlah yang terganggu rentangnya 0-100 %. Jelasnya, dari sekian jumlah juta sperma tidak mungkin seluruhnya mengalami gangguan morfologi dan motilitas. Anda dan suami harus berpikir positif. Dengan kemajuan ilmu dan teknologi kedokteran, akan diseleksi spermatozoa suami yg morfologi dan motilitasnya normal, lalu dipertemukan dengan sel betina (Ovum) Anda yg sehat, melalui inseminasi buatan atau "Bayi-Tabung" (Test Tube Baby).

dr Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.

(mrs/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit